Info Daerah

Tabir Kasus Ibu-Anak Terbakar di Jombang Mulai Terkuak, Polisi Dalami Identitas Korban

Share

JOMBANG, Headshot Media – Tabir misteri penemuan dua jenazah perempuan dalam kondisi terbakar di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, mulai menemukan titik terang. Penyelidikan intensif yang dilakukan aparat kepolisian mengarah pada dugaan kuat bahwa korban merupakan pasangan ibu dan anak asal Kabupaten Nganjuk.

Petunjuk krusial dalam kasus ini berasal dari sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AG 5053 WO yang ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian. Kendaraan tersebut diduga digunakan korban sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengungkapkan bahwa hasil pelacakan kendaraan menunjukkan keterkaitan dengan laporan orang hilang yang masuk di wilayah Nganjuk.

“Dari hasil penyelidikan lapangan, kendaraan tersebut memiliki kecocokan dengan laporan orang hilang. Suami korban sebelumnya melaporkan bahwa istrinya pamit keluar rumah pada pagi hari bersama anaknya menggunakan sepeda motor itu,” jelasnya.

Meski arah penyelidikan menguat, polisi menegaskan bahwa identitas korban belum dapat dipastikan secara resmi. Kondisi jenazah yang hangus terbakar menyulitkan proses identifikasi melalui sidik jari.

Tim forensik kini menyiapkan langkah lanjutan berupa uji DNA serta pencocokan data antemortem dengan pihak keluarga. Selain itu, sejumlah barang yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk pakaian korban, telah diperlihatkan kepada keluarga untuk membantu proses verifikasi.

“Secara indikasi memang mengarah ke ibu dan anak asal Nganjuk, tetapi kami tetap mengedepankan pembuktian ilmiah sebelum menyimpulkan,” tegas AKP Dimas.

Dari olah TKP di area bekas asrama polisi tersebut, petugas juga menemukan botol berisi cairan yang diduga bahan bakar minyak. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pembakaran dilakukan secara sengaja, diduga sebagai upaya menghilangkan jejak.

BACA JUGA :  Tradisi Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Jombang

Hingga kini, penyidik masih mendalami penyebab pasti kematian kedua korban. Apakah korban meninggal sebelum dibakar atau sebaliknya, masih menunggu hasil autopsi resmi dari tim forensik.

Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik peristiwa yang mengguncang warga Ploso tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat, mengingat dugaan kuat adanya unsur kekerasan dan upaya sistematis untuk menghilangkan identitas korban. Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh hingga pelaku berhasil diungkap.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *