Semangat Tak Terbatas! Desa Terpencil di Jombang Ini Rayakan HUT ke-80 RI dengan Gerak Jalan dan Karnaval Meriah
Jombang – Siapa bilang desa terpencil tak bisa meriah? Desa Klitih, yang berada di ujung barat Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membuktikan bahwa semangat nasionalisme tak mengenal batas wilayah. Warga desa ini kompak memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan dua agenda spektakuler: lomba gerak jalan dan karnaval budaya.
Meski jauh dari pusat kota dan dikelilingi kawasan hutan, antusiasme warga justru membara. Ribuan orang tumpah ruah memenuhi jalanan desa dalam perayaan yang digelar dua pekan penuh.
Dua Agenda, Satu Semangat
Lomba gerak jalan digelar tepat pada Minggu (17/8) siang, disusul karnaval akbar pada Sabtu (30/8) pagi. Start karnaval dimulai dari Dusun Pojok, salah satu dari 14 dusun yang ada di Desa Klitih. Dari anak-anak hingga orang tua, semuanya turun ke jalan, mengenakan kostum kreatif dan penuh warna, membawa pesan-pesan kemerdekaan.
Kepala Desa Klitih, Siti Ro’aini, turut memimpin pelepasan peserta karnaval. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa semangat cinta Tanah Air tak boleh luntur, meski desa mereka berada di wilayah perbatasan.
“Kami mungkin jauh dari kota, tapi rasa nasionalisme kami tak kalah besar. Ini soal kebersamaan, bukan sekadar hadiah,” ujar Siti penuh semangat.
Tanpa Hadiah, Warga Tetap Totalitas
Menariknya, tak ada hadiah besar dalam perayaan ini. Namun warga tetap antusias, bahkan ada 24 kelompok yang ikut ambil bagian—mulai dari sekolah, lembaga desa, hingga komunitas masyarakat umum. Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan sertifikat penghargaan untuk seluruh peserta.
“Bagi kami, penghargaan bukan selalu soal materi. Kekompakan warga adalah hadiah yang paling berharga,” imbuh Siti.
UMKM Turut Ambil Bagian
Karnaval tak hanya jadi ajang ekspresi budaya dan kreativitas, tapi juga mendongkrak perekonomian lokal. Puluhan pelaku UMKM turut meramaikan acara, menjajakan berbagai produk seperti makanan tradisional, minuman segar, dan kerajinan tangan khas pedesaan.
“Kami ingin acara ini jadi momen yang bermanfaat secara nyata. Ada hiburan, ada edukasi, dan ada perputaran ekonomi warga,” jelasnya.
Tentang Desa Klitih
Desa Klitih berada di Kecamatan Plandaan dan terdiri dari 14 dusun: Klitih, Pojok, Tanggungan, Jabon, Tempuran, Tondowesi, Putuk, Delik, Tambak, Cepit, Waturumpit, Nampu, Papringan, dan Rapahombo. Sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan, namun justru itulah yang membuat semangat gotong royong warga terasa begitu kuat.(*)
Editor : Adm
