Wonosalam dan Kabuh Jadi Prioritas RDTR Jombang, Dinas PUPR Beberkan Alasannya
Headshot Jombang – Dinas PUPR Jombang menegaskan bahwa Kecamatan Wonosalam dan Kabuh kini menjadi prioritas utama dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Kedua kecamatan ini dinilai memiliki nilai strategis yang tengah dikembangkan pemerintah daerah.
Wonosalam memiliki potensi kuat di sektor agrowisata dan pariwisata alam yang terus digenjot, sementara Kabuh diarahkan menjadi kawasan industri yang diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi.
“Dari enam kecamatan yang kami garap tahun ini, fokus utama memang Wonosalam dan Kabuh,” jelas Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi.
Bayu memaparkan, penyusunan RDTR dilakukan bertahap dan melalui sejumlah proses, mulai dari penyusunan materi teknis hingga pembahasan dengan pemerintah provinsi, Kementerian ATR/BPN, dan lintas sektor lainnya.
“Prosesnya memang panjang dan harus antre karena tidak hanya Jombang yang menyusun RDTR. Tapi yang terpenting, dokumen teknis untuk enam kecamatan sudah kami siapkan,” ujarnya.
Dalam penyusunannya, RDTR tetap berpedoman pada Perda Nomor 10 Tahun 2021 tentang RTRW Kabupaten Jombang 2021–2041. Bayu menambahkan, jika RDTR sudah rampung dan memiliki dasar hukum berupa peraturan bupati (perbup) serta terhubung dengan OSS (Online Single Submission), investor bisa langsung mengajukan perizinan tanpa proses birokrasi yang berbelit.
“Kami sangat berharap dukungan dari semua pihak, khususnya di tingkat kecamatan, mulai dari akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga perwakilan lintas desa. Dukungan berupa data, masukan rencana ke depan, hingga informasi terkait potensi atau risiko bencana akan sangat membantu agar RDTR yang disusun benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya. (ear/yd)
