Info Daerah

Sub Terminal Mojoagung Akan Disulap Jadi Pasar, Pemkab Jombang Fokus Optimalisasi Aset

Share

Headshot Media – Rencana pengalihan fungsi Sub Terminal Mojoagung di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang menjadi pasar kini mulai digodok. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Suwignyo, membenarkan adanya wacana tersebut, meski belum seluruh aset dipastikan akan dialihkan.

“Untuk saat ini, baru sebagian aset yang akan diserahkan ke kami. Belum seluruhnya,” ujar Suwignyo, Senin (tanggal kemarin).

Suwignyo menambahkan, karena proses pembahasan masih berlangsung lintas perangkat daerah, pihaknya belum dapat memastikan detail luasan aset yang akan diambil alih. Meski begitu, ia menyebut ada kemungkinan ke depan seluruh kawasan Sub Terminal Mojoagung akan menjadi bagian dari pengelolaan Disdagrin.

“Apalagi lokasi Sub Terminal Mojoagung ini masih satu kompleks dengan Pasar Mojotrisno,” tambahnya.

Sub Terminal Mojoagung memang sudah lama tidak optimal digunakan sebagai terminal. Sebaliknya, kawasan tersebut lebih sering difungsikan untuk aktivitas perdagangan, seperti tempat berjualan PKL hingga parkir kendaraan.

Saat ini, Pasar Mojotrisno yang terletak di belakang Sub Terminal Mojoagung juga tengah dalam proses perbaikan. Sejumlah ruko yang masuk dalam daftar Barang Milik Daerah (BMD) akan diperbaiki, terutama bagian atap yang sudah lapuk dan dinilai membahayakan.

“Tahun ini hanya fokus rehabilitasi ruko saja karena kondisinya memang darurat,” jelas Suwignyo.

Selain itu, Disdagrin juga berencana menangani bagian kios di belakang pasar yang kondisinya rusak parah, termasuk musala yang ada di area tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian waktu pelaksanaan yang diajukan dalam perubahan APBD 2025 atau masuk dalam perencanaan 2026.

Upaya ini merupakan bagian dari program Pemkab Jombang untuk mengoptimalkan aset-aset daerah yang mangkrak. Kepala Dinas Perhubungan Jombang, Budi Winarno, menyebutkan bahwa optimalisasi Sub Terminal Mojoagung juga mengikuti pola serupa seperti yang diterapkan di Sub Terminal Ploso, yang sebagian asetnya telah dialihkan ke Disdagrin.

BACA JUGA :  Pemkab Jombang Tingkatkan Jalan Kemuning Senilai Rp1,16 Miliar, Pengecoran dan Pengaspalan Dikebut

“Arah kebijakannya hampir sama, sebagian aset Sub Terminal Mojoagung akan kami serahkan untuk dikelola Disdagrin,” terang Budi. (yud/ear)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *