EconomyInfo Daerah

PDM Jombang Dorong Ekonomi Umat Lewat Panen Melon, Gandeng Generasi Muda dan Siapkan Greenhouse Modern, Bu Warsubi Tanam Modal 100 Juta

Share

Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang terus menunjukkan langkah konkret dalam membangun ekonomi umat. Terbaru, mereka sukses melaksanakan panen melon yang keempat di Desa Godong, Kecamatan Gudo, pada Kamis (1/5), sebagai bagian dari program pemberdayaan berbasis pertanian modern.

Ketua PDM Jombang, Dr. Ir. Abdul Malik, menegaskan bahwa program budidaya melon ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota Muhammadiyah, tetapi juga menjadi strategi berkelanjutan untuk mendukung pembiayaan kegiatan dakwah. “Kami berharap program ini bisa menjadi sumber pendanaan yang stabil sekaligus memperkuat program swasembada pangan yang sejalan dengan kebijakan daerah,” ungkapnya.

Panen kali ini istimewa karena turut dihadiri oleh Bupati Jombang, Abah Warsubi, bersama Ketua TP PKK Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, serta Ketua Fraksi Golkar DPRD Jombang, Andik Basuki Rahmad. Kehadiran mereka semakin memompa semangat para pemuda Muhammadiyah yang kini menjadi motor penggerak pertanian modern di wilayah tersebut.

Bupati Abah Warsubi menyampaikan apresiasinya atas capaian ini, menyebut bahwa keberhasilan budidaya melon dengan sistem greenhouse menjadi inspirasi dalam memperkuat ketahanan pangan. Ia juga menyampaikan rencana istrinya yang tertarik untuk berinvestasi dalam program ini. “Istri saya senang sekali dan tadi bisik-bisik mau menanamkan modal. Insyaallah Rp 100 juta,” ujar Abah Warsubi yang disambut antusias para peserta panen.

Abah Warsubi turut mendorong agar para pemuda Muhammadiyah terus melakukan inovasi di bidang pertanian dan memperluas cakupan usaha ke sektor peternakan. “Negara kita adalah negara agraris, sudah selayaknya kita kuatkan sektor ini,” tambahnya.

Sementara itu, Abdul Malik menjelaskan bahwa pengelolaan pertanian ini sengaja diberikan kepada para pemuda sebagai bentuk pembinaan dan upaya menarik minat generasi muda untuk kembali ke sektor pertanian. “Kami mengelola lahan secara profesional dengan sistem sewa lahan yang umum berlaku di Jombang. Dari panen kali ini, alhamdulillah kami menghasilkan sekitar 1,7 ton melon,” katanya.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

Lebih jauh, Malik memaparkan bahwa PDM Jombang saat ini mengelola 10 unit greenhouse dan menargetkan panen secara berkala setiap 15 hari sekali. Lahan seluas 30 x 60 meter ini memungkinkan panen dalam waktu 70 hari dengan rata-rata hasil 1,5 hingga 1,7 ton melon per siklus.

Ke depan, Muhammadiyah Jombang berencana memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk universitas seperti ITS dan UMM, untuk mendukung pengembangan teknologi dan kapasitas produksi. “Kami juga terbuka untuk para pemodal lainnya yang ingin bergabung dalam program pemberdayaan dan bisnis ini,” tutup Malik.

Panen melon yang sukses ini membuktikan bahwa kombinasi antara pemberdayaan umat dan inovasi pertanian mampu memberikan dampak nyata, baik dari segi ekonomi maupun sosial di Kabupaten Jombang. (ear/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *