Info Daerah

Stok Blangko Seret, Layanan Cetak KTP-el di Jombang Dibatasi Hingga Awal 2026

Share

JOMBANG, Headshot Media — Warga Kabupaten Jombang tampaknya harus bersabar jika hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dalam waktu dekat. Pasalnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jombang mulai membatasi layanan pencetakan KTP-el akibat keterbatasan stok blangko yang tersedia.

Kepala Dispendukcapil Jombang, Masduqi Zakaria, menjelaskan bahwa langkah pembatasan ini diambil untuk mencegah kehabisan stok menjelang akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

“Saat ini belum ada tambahan blangko dari pusat, termasuk melalui anggaran P-APBN 2025. Karena itu, kami membatasi pencetakan hanya sekitar 300 keping per hari agar stok tidak habis sebelum kiriman baru datang,” terangnya, Rabu (15/10/2025).

Antisipasi Kekosongan Blangko

Menurut Masduqi, pengaturan jumlah pencetakan dilakukan sebagai langkah antisipatif agar pelayanan tetap bisa berjalan hingga distribusi blangko berikutnya dikirim oleh Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

“Kami khawatir kalau dicetak tanpa batas, nanti di akhir tahun malah kosong. Jadi pencetakan harus diatur supaya stok cukup sampai awal tahun depan,” jelasnya.

Ia menyebut, pengiriman terakhir blangko KTP-el ke Jombang diterima sekitar sebulan lalu sebanyak 6.000 keping, setelah pihaknya melakukan koordinasi langsung ke pusat di Jakarta.

Fokus pada Pelayanan Prioritas

Dengan jumlah blangko yang terbatas, Dispendukcapil Jombang memprioritaskan pelayanan bagi pemohon dengan kebutuhan mendesak, seperti KTP rusak atau hilang, perubahan status perkawinan, serta kepindahan domisili.

“Untuk sementara, pelayanan pencetakan di kecamatan belum bisa dilakukan karena stok di tingkat kabupaten juga terbatas,” kata Masduqi.

Selain di kantor utama Dispendukcapil, masyarakat juga dapat mengakses layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jombang. Namun, pembatasan jumlah pencetakan tetap diberlakukan secara terpusat agar distribusi blangko lebih terkendali.

BACA JUGA :  Tradisi Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Jombang

Kunjungan Meningkat, Pelayanan Tetap Optimal

Masduqi mengakui bahwa jumlah pemohon yang datang setiap hari cukup tinggi, rata-rata mencapai 400 orang. Meski demikian, pihaknya berkomitmen agar pelayanan tetap berjalan dengan baik tanpa mengurangi kualitas.

“Setiap warga yang datang tetap kami layani, terutama untuk kebutuhan prioritas. Kami berusaha menjaga agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun dalam kondisi keterbatasan,” tegasnya.

Dispendukcapil Jombang berharap masyarakat memahami kondisi ini dan bersabar menunggu kiriman blangko tambahan dari pemerintah pusat. Ia juga mengimbau agar warga yang belum mendesak untuk mencetak ulang KTP-el menunda pengajuan sementara waktu, guna memberikan prioritas kepada pemohon yang benar-benar membutuhkan.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *