Info DaerahPeristiwa

Pria Mengaku Intel Polisi Tipu Karyawati Kedai Es Teh, Bawa Kabur Ponsel di Jombang

Share

JOMBANG, Headshot Media – Aksi penipuan bermodus mengaku sebagai intelijen polisi terjadi di sebuah kedai es teh di Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Sabtu (22/11) siang. Seorang pria yang berpura-pura memesan minuman sekaligus mengaku akan memburu pelaku begal, justru nekat menggasak ponsel milik karyawati kedai. Seluruh aksinya terekam jelas kamera CCTV.

Korban, Mei Auliasari (19), warga Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, saat itu tengah menjaga kedai dan tidak menaruh curiga ketika seorang pria bertubuh agak berisi datang mengenakan kaus lengan panjang hitam, helm, dan kacamata gelap.

Modus Mengaku Intel dan Memburu Begal

Pelaku awalnya berpura-pura memesan es teh sambil memarkir motornya di samping kedai. Tidak berhenti di situ, ia mulai mengajak Mei berbincang dan mengaku sebagai petugas intel yang sedang memburu pelaku begal di simpang empat Sambong.

“Dia bilang habis mau nangkap begal, terus nanti ada begal lain yang juga mau ditangkap,” cerita Mei.

Percakapan tersebut terekam CCTV dan pelaku tampak sangat meyakinkan dengan cara bicara serta atribut yang dikenakannya.

Minta Pinjam Ponsel, Lalu Kabur

Ketika kondisi kedai mulai sepi, pelaku pura-pura menerima telepon dari rekannya dan mengatakan membutuhkan ponsel lain untuk memotret ciri-ciri pelaku begal.

“Dia minta pinjam HP saya, katanya buat foto. Saya sempat menolak karena memori penuh. Tapi dia memaksa terus,” ujar Mei.

Merasa tertekan, Mei akhirnya mengulurkan ponselnya. Namun begitu ponsel berada di tangan, pelaku langsung merampasnya dan kabur menggunakan motor.

“Saya sempat mengejar, tapi sudah tidak terkejar,” imbuhnya.

Kasus Sudah Dilaporkan ke Polisi

Merasa ditipu, Mei langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jombang. Ia berharap pelaku segera ditangkap, terutama karena wajahnya terekam sangat jelas dalam rekaman CCTV dan masih diingat kuat oleh korban.

BACA JUGA :  300 Kios Kosong di 16 Pasar Jombang Dibuka untuk Umum, Pendaftaran Tanpa Lelang

“Saya sudah lapor dan memberi rekaman CCTV. Wajahnya kelihatan jelas,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV serta keterangan korban.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *