Pemuda Tapen Hilang di Sungai Brantas Jombang, Ditemukan Tewas Usai Sehari Pencarian
JOMBANG – Setelah hilang sejak Selasa (19/8), pemancing asal Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Brantas. Korban bernama Dias Galih Wibowo (25).
Plt Kalaksa BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengonfirmasi penemuan jasad korban pada Rabu (20/8) pagi. “Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan di Sungai Brantas pagi tadi, tepatnya melewati jembatan Pagerluyung, perbatasan Jombang – Mojokerto,” ujarnya.
Peristiwa nahas itu bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya memancing dengan umpan roti di tepi Sungai Brantas. Saat ikan terlihat, Dias nekat menceburkan diri untuk menangkapnya. Namun, arus deras justru menyeret tubuhnya.
Kapolsek Kudu, Iptu Imam Subekti, menuturkan bahwa salah satu teman korban sempat berusaha menolong. Sayangnya, upaya itu gagal karena korban panik dan berontak hingga akhirnya hanyut.
Sejak laporan masuk, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dikerahkan. Tiga perahu karet digunakan untuk menyisir aliran sungai. Pencarian dibagi dua jalur: dari lokasi korban tenggelam hingga Bendung Karet Menturus sejauh 3,1 kilometer, dan dari Dam Karet Menturus hingga Dam Sipon Mojokerto sejauh 11 kilometer.
Korban akhirnya berhasil ditemukan setelah operasi pencarian berlangsung hampir 24 jam. Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (*)
Editor : adm
