Info Daerah

Pemkab Jombang Mulai Tenderkan Proyek Fisik, 10 dari 48 Paket Sudah Dilelang

Share

Enam Paket Baru Naik Tender, Dua Proyek Rehab Sekolah Masih Tertunda

Headshot Media – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus menggenjot proses pelelangan proyek fisik tahun 2025. Dari total 48 paket yang direncanakan, hingga kemarin baru 10 paket yang berhasil masuk tahap tender.

Enam di antaranya baru saja resmi diluncurkan pada Rabu (23/4/2025). Namun, dua paket rehabilitasi SMPN masih tertahan karena harus melalui tahap revisi dokumen perencanaan.

’’Ada tambahan enam paket yang baru saja kami launching untuk tender,” ungkap Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo.

Rincian Proyek yang Sudah Dilelang

Berikut daftar enam paket terbaru yang telah memasuki proses tender:

  • Peningkatan Ruas Jalan Jatigedong-Tapen dengan pagu anggaran Rp413 juta.
  • Rekonstruksi Ruas Jalan Kedungdowo-Jatibanjar, Ploso dengan nilai Rp608 juta.
  • Rekonstruksi Ruas Jalan Kauman-Munungkerep, Kabuh dengan alokasi Rp3,9 miliar.
  • Pembangunan Prasarana Gedung Kecamatan Diwek dengan pagu Rp2,4 miliar.
  • Pembangunan Paving dan Pendopo Kecamatan Tembelang senilai Rp837 juta.
  • Pembangunan Tugu Jombang di Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo dengan anggaran Rp1,3 miliar.

Selain itu, masih ada dua paket yang seharusnya lebih dulu dilelang, yakni proyek rehabilitasi dua SMP negeri. Namun, hingga kini keduanya belum siap tender karena adanya revisi dokumen.

’’Dua paket rehab SMPN belum bisa naik lelang, masih menunggu revisi,” kata Joko.

Dua Proyek Sekolah Tertahan Revisi

Adapun dua proyek rehabilitasi sekolah tersebut adalah:

  • Pembangunan ruang kelas baru di SMPN 4 Jombang dengan pagu anggaran Rp400 juta.
  • Pembangunan ruang kelas baru di SMPN 1 Jombang dengan alokasi Rp800 juta.

Menurut Joko, dokumen perencanaan untuk dua proyek ini sebenarnya sudah diterima lebih awal. “Seharusnya, rehab SMPN ini yang duluan naik tender. Tapi karena ada catatan yang harus diperbaiki, akhirnya harus direvisi dulu oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” jelasnya.

BACA JUGA :  PUPR Jombang Benahi Jalan Mayjend Sungkono dan Kemuning, Bahu Jalan Diperkuat dan Permukaan Ditingkatkan

Hingga saat ini, pihak PBJ masih menunggu laporan final dari pokja terkait substansi revisi yang harus dilakukan.

Total 48 Paket Dilelang Tahun Ini

Pada tahun anggaran 2025, Pemkab Jombang mengalokasikan 48 paket proyek fisik dengan nilai total Rp83,5 miliar. Proyek-proyek ini tersebar di tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berikut rincian distribusi paket proyek per OPD:

  • Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim): 4 paket dengan pagu Rp7,4 miliar.
  • Dinas Kesehatan (Dinkes): 2 paket senilai Rp10,4 miliar.
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K): 2 paket dengan alokasi Rp1,2 miliar.
  • Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin): 1 paket senilai Rp7,8 miliar.
  • Dinas Pertanian (Disperta): 1 paket dengan pagu Rp449 juta.
  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP): 1 paket sebesar Rp1,8 miliar.

Pemkab berharap seluruh paket ini dapat segera diproses dan dikerjakan tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat Jombang.

Redaksi | Headshot Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *