Info DaerahPolitics

Komisi C DPRD Jombang Soroti Jalan Rusak dan PJU Mati, Dorong Pemkab Lakukan Percepatan Perbaikan

Share

Headshot Media Jombang — Kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang kembali menjadi sorotan. Komisi C DPRD Jombang mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani kerusakan jalan yang dinilai membahayakan keselamatan warga dan menghambat aktivitas ekonomi.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Saifullah ST, menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang agar memprioritaskan perbaikan jalan dalam setiap rapat dengar pendapat.

“Kami sudah sering sampaikan dalam RDP, jalan rusak ini bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat tapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan,” ujar Saifullah saat dikonfirmasi pada Selasa (13/5).

Ia menekankan pentingnya langkah cepat, meskipun perbaikan total belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran tahun berjalan. “Kalau belum bisa diperbaiki total, minimal dilakukan pemeliharaan. Yang terpenting ada tindakan cepat agar tidak semakin membahayakan,” tambahnya.

Tak hanya soal jalan, politisi dari PDI Perjuangan itu juga menyoroti kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang banyak mati di berbagai titik. Ia menilai hal ini memperburuk situasi, khususnya pada malam hari ketika risiko kecelakaan meningkat.

“Sudah jalannya rusak, PJU juga banyak yang padam. Ini sangat membahayakan warga. Kami harap pemerintah lebih serius memberikan perhatian,” ujarnya.

Saifullah mengapresiasi langkah Pemkab Jombang yang telah membentuk tim Mandor Jalan untuk menangani laporan kerusakan. Namun demikian, ia menilai pelaksanaannya masih perlu dimaksimalkan.

“Kami mendukung adanya tim Mandor Jalan, tapi pelaksanaannya harus lebih agresif dan menyentuh titik-titik yang benar-benar darurat,” tegasnya.

Begitu juga harapan Samsul Huda yang juga anggota Komisi C, dia berharap jalan yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan untk segera diperhatikan oleh PUPR mengingat Bupati bersama PUPR sudah membentuk mandor jala, ada baiknya didahulukan jalan yang parah dan membahayakan, ujarnya.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

Dengan intensitas hujan yang begitu sering akhir-akhir ini ada baiknya PUPR memperhatikan jalan-jalan yang menjadi genangan air, segera diatasi untuk mengantisipasi keselamatan pengguna jalan dan mencegah kerusakan lebih parah, pungkasnya.

Kondisi Jalan Rusak di Gedangan Dikeluhkan Warga

Sorotan dewan ini muncul seiring dengan banyaknya keluhan warga terkait jalan rusak yang terjadi di sejumlah titik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah ruas jalan Kedungbetik–Gedangan, Kecamatan Sumobito. Jalan tersebut kerap tergenang air saat hujan dan dipenuhi lubang serta kubangan yang cukup dalam.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Selain becek dan licin, permukaan jalan juga mengalami kerusakan cukup parah sehingga sangat membahayakan pengguna, terutama pengendara roda dua.

“Sudah lama jalan ini rusak, tapi belum ada perbaikan. Sekarang kondisinya semakin parah,” kata Hudi, warga setempat, Minggu (12/5).

Kepala Desa Gedangan, Edy Santoso, membenarkan bahwa ruas jalan tersebut mengalami kerusakan berat. Ia menyebut jalan tersebut merupakan kewenangan kabupaten dan pihaknya sudah melaporkan ke dinas terkait.

“Ruas jalan itu masuk wilayah tanggung jawab kabupaten. Kami sudah sampaikan ke PUPR. Tahun lalu sempat ada pengecoran dari arah Kedungmlati, tapi belum sampai ke titik yang rusak parah ini,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera menuntaskan perbaikan jalan agar mobilitas dan keselamatan mereka tidak lagi terancam.


Reporter: [Yudi Setiono]
Editor: Redaksi Headshot Media
Follow terus update seputar infrastruktur dan pelayanan publik hanya di Headshot Media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *