Info Daerah

Dua Saluran Irigasi di Jombang Akan Diperbaiki, Total Anggaran Capai Rp 1,5 Miliar

Share

HEADSHOTMEDIA.MY.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki dua saluran irigasi di wilayah selatan tahun ini. Dua titik yang akan mendapat sentuhan perbaikan adalah Daerah Irigasi (DI) Tawangsari di Kecamatan Bareng dan DI Mojowarno di Kecamatan Mojowarno.

Keduanya kini sedang diajukan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang untuk proses lelang. Nilai anggaran masing-masing paket adalah Rp 828 juta untuk Tawangsari dan Rp 675 juta untuk Mojowarno, sehingga total mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar.

“Perencanaannya sudah klir, tinggal menunggu proses di PBJ. Kami juga sudah koordinasi ke BBWS karena itu wilayah kewenangan mereka,” ujar Sultoni, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Jombang, Kamis (12/6/2025).

Menurutnya, kondisi dua saluran irigasi itu cukup beragam. Ada yang mengalami kerusakan plengsengan dan ada pula yang belum memiliki pasangan batu atau struktur permanen. Rehabilitasi difokuskan untuk memperbaiki saluran agar aliran air ke lahan pertanian bisa berjalan lebih lancar, terutama saat musim tanam.

DAK Dibatalkan, Anggaran Tetap Jalan Berkat Efisiensi Daerah

Awalnya, dua proyek ini direncanakan dibiayai lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Namun, kebijakan efisiensi anggaran di tingkat nasional membuat transfer DAK ke daerah dibatalkan.

Beruntung, Pemkab Jombang memiliki ruang fiskal hasil efisiensi internal. “DAK fisik memang tidak jadi turun, tapi kami dapat tambahan dari hasil efisiensi di APBD kabupaten,” jelas Sultoni.

Proses Lelang Masih dalam Tahap Review

Secara terpisah, Kepala Bagian PBJ Setdakab Jombang, Joko Mucoyo, membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima dokumen lelang dari Dinas PUPR. Saat ini, dokumen tersebut masih dalam proses review oleh tim kelompok kerja (pokja).

BACA JUGA :  Polsek Ngusikan Berkolaborasi dengan Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

“Belum kami launching, masih dicek dulu. Biasanya ada koreksi atau perbaikan dokumen yang perlu dilengkapi oleh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen),” jelasnya.

Setelah semua dokumen dianggap lengkap dan layak, dua paket tersebut akan dilelang secara terbuka melalui sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Catatan: Irigasi dan Harapan Petani

Pembangunan saluran air seperti ini kerap luput dari perhatian publik, padahal perannya sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Saat jaringan irigasi bermasalah, yang terdampak langsung adalah petani dan siklus produksi pertanian.

Dengan anggaran yang sudah dialokasikan dan proses yang berjalan, warga—khususnya petani di Bareng dan Mojowarno—tentu berharap proyek ini bisa tuntas tepat waktu dan sesuai mutu. Sebab perbaikan saluran air bukan hanya soal fisik infrastruktur, tapi juga soal menjamin lancarnya musim tanam yang akan datang.


Penulis: Tim Headshot Jombang
Editor: Cak Ear

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *