Info Daerah

Dana BOS Tahap 2 Tersendat, Kepala Sekolah di Jombang Terpaksa “Ngutang” Demi Gaji Honorer

Share

Jombang, 25 Agustus 2025 — Keterlambatan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap kedua di Kabupaten Jombang membuat banyak kepala sekolah kelimpungan. Sejumlah agenda penting sekolah terancam tertunda, bahkan gaji guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) pun belum bisa dibayarkan.

Menurut Ustadz Natsir, Kepala SDN Losari Kecamatan Ploso sekaligus Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kabupaten Jombang, kondisi ini sangat memberatkan pihak sekolah. Ia menyebutkan, kegiatan sekolah harus tetap berjalan meskipun dana BOS belum cair.

“Agenda-agenda sekolah, terutama lomba dalam rangka HUT ke-80 RI dan kegiatan berjenjang seperti POR SD, harus tetap dilaksanakan. Karena dana BOS belum turun, kepala sekolah terpaksa mencari dana talangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari sejumlah SD di Kecamatan Ploso, baru sekitar tiga sekolah yang menerima pencairan BOS tahap kedua. Sisanya masih menunggu proses pencairan yang belum jelas waktunya.

Situasi serupa juga terjadi di Kecamatan Jombang. Nurwakid, Kepala SDN Pulolor 1 sekaligus Ketua K3SD Kecamatan Jombang, menyebutkan bahwa pihak sekolah terpaksa menunda atau bahkan membatalkan beberapa kegiatan tahunan.

“Untuk gerak jalan tahun ini kami sepakati untuk ditiadakan karena keterbatasan anggaran. Kami hanya fokus pada kegiatan prioritas seperti lomba keagamaan Islam dan POR SD yang sifatnya berjenjang,” ujar Nurwakid.

Ia juga menegaskan bahwa yang paling diutamakan saat ini adalah membayar gaji para GTT dan PTT, mengingat mereka sangat bergantung pada dana BOS untuk penghasilan bulanan

Proses Pencairan Masih Bertahap

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, menjelaskan bahwa pencairan BOS tahap dua dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang. Hingga saat ini, baru gelombang pertama yang telah cair untuk 222 SD dan SMP.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

“Gelombang kedua, yang mencakup 57 sekolah, diperkirakan cair bulan ini. Sedangkan gelombang ketiga, yang jumlahnya paling banyak yaitu 378 sekolah, masih belum dipastikan jadwal pencairannya,” jelasnya.

Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, BOS tahap dua biasanya sudah bisa dicairkan paling lambat akhir Juli. Namun hingga akhir Agustus 2025 ini, banyak sekolah masih menunggu pencairan dana tersebut.

Kondisi ini menimbulkan beban tersendiri bagi para kepala sekolah, yang harus berjuang agar operasional sekolah tetap berjalan di tengah keterlambatan dana pemerintah. (*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *