Drama Siang Bolong di SMK Mojoagung: Gerombolan Remaja Misterius Datangi Sekolah
JOMBANG, Headshot Media – Suasana belajar di SMK Unggulan NU Mojoagung mendadak mencekam pada Selasa (23/9/2025) siang. Belasan remaja tak dikenal tiba-tiba mendatangi halaman sekolah dan mencoba menyeret seorang siswa, sebelum berhasil dihalau guru serta petugas keamanan.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Amir Syarifudin, menuturkan kejadian berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB, tepat setelah jam pulang sekolah dan salat Dzuhur.
“Tiba-tiba ada kerumunan di depan gerbang. Saat salah satu siswa kami keluar, mereka langsung mengepung,” ungkapnya.
Sasaran para remaja tersebut adalah D, siswa kelas XI. Beruntung, guru yang melihat situasi sigap menarik D ke dalam area sekolah sebelum terjadi kekerasan.
“Murid kami sama sekali tidak sempat dipukul. Begitu kami amankan, gerombolan itu justru mencoba menerobos masuk,” tambah Amir.
Petugas keamanan sekolah dibantu para guru segera menghadang kelompok remaja itu. Setelah sempat beradu argumen, para pemuda akhirnya diusir dan melarikan diri ke arah utara. Hingga Rabu pagi, suasana sekolah kembali normal, namun pihak sekolah memilih meliburkan sementara siswa D selama satu minggu demi keselamatan dan mencegah insiden serupa.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, membenarkan adanya keributan tersebut.
“Kami menerima laporan masyarakat dan langsung ke lokasi. Tidak ada penganiayaan, tapi memang ada sekelompok anak datang dan menimbulkan keresahan,” jelasnya.
Menurut Yogas, dugaan sementara insiden dipicu kesalahpahaman antarremaja di luar sekolah.
“Belum ada laporan resmi, namun kami tetap melakukan pendalaman untuk mengetahui motif dan mencegah kejadian terulang,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi sekolah dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan di jam pulang. Ketegasan pihak sekolah dan kecepatan guru serta satpam terbukti mampu mencegah insiden lebih buruk.Pihak SMK Unggulan NU Mojoagung kini berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengamanan ekstra, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan aman dan kondusif.(*)
Editor : Adm
