Desa Kedungrejo Raih Penghargaan TTG Melonponik di BBGR XXII, Bupati Jombang Apresiasi Inovasi Lokal
Headshot Media – Komitmen dalam pengembangan inovasi teknologi kembali mengantarkan Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, meraih prestasi bergengsi. Desa ini berhasil menyabet penghargaan dalam bidang Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) melalui program unggulan Melonponik pada ajang Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGR) ke-XXII Tahun 2025.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Jombang Warsubi dalam seremoni yang berlangsung di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Senin (26/5). Capaian ini menjadi bukti keberhasilan Desa Kedungrejo dalam memadukan teknologi, kreativitas, dan semangat gotong royong untuk kemajuan desa.
Melalui inovasi Melonponik—metode budidaya melon berbasis hidroponik—Desa Kedungrejo menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi produksi pertanian. Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa.
Kepala Desa Kedungrejo, M. Nurrudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi semua elemen masyarakat yang telah turut serta dalam pengembangan inovasi ini.
“Penghargaan ini adalah hasil sinergi dan kerja keras seluruh masyarakat Kedungrejo. Kami memanfaatkan teknologi untuk menjawab tantangan lokal, demi peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Ia berharap, pencapaian ini dapat menjadi pemicu semangat bagi desanya dan desa-desa lainnya untuk terus menciptakan inovasi berbasis kebutuhan lokal dan potensi wilayah.
“Kami akan terus berinovasi dan menjadikan teknologi sebagai solusi praktis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melonponik hanyalah awal,” tambah Nurrudin.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam pengembangan TTG, terutama dari pemerintah daerah dan perguruan tinggi, guna mempercepat transformasi desa menjadi lebih adaptif dan mandiri.
Dengan capaian ini, Desa Kedungrejo menegaskan posisinya sebagai salah satu desa pelopor inovasi di Kabupaten Jombang. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan teknologi tepat guna yang aplikatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. (ear)
