Info DaerahPolitics

Banyak Pasar Daerah Sepi, DPRD Jombang Desak Pemkab Serius Benahi Pengelolaan Pasar

Share

Headshot Media Jombang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang untuk lebih serius dalam mengelola pasar tradisional yang kini banyak mengalami kondisi mati suri akibat pengelolaan yang tidak optimal.

Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, menyebutkan sejumlah pasar daerah yang membutuhkan perhatian khusus, di antaranya adalah Pasar Citra Niaga (PCN) lantai dua yang kini ditinggalkan para pedagang, serta Pasar Ngrawan yang telah beralih fungsi menjadi Pusat Oleh-Oleh Jombang.

“Selain itu, Pasar Perak juga mulai sepi ditinggal pedagang. Ini semua butuh penanganan serius dari Pemkab,” tegas Hadi, Senin (21/4).

Menurutnya, pemerintah tidak boleh bersikap setengah hati dalam membangkitkan kembali pasar-pasar tersebut. Dibutuhkan kajian yang komprehensif serta pendekatan yang melibatkan berbagai pihak.

“Yang paling penting adalah duduk bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pedagang dan masyarakat sekitar pasar. Dari situ kita bisa tahu akar masalah kenapa pasar ditinggalkan,” jelasnya.

Setelah persoalan dasar ditemukan, lanjut Hadi, barulah pemerintah dapat merancang strategi yang tepat untuk revitalisasi pasar. Ia meyakini, jika semua pihak terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan, maka pembangunan dan pengelolaan pasar di Jombang akan berjalan lebih baik.

Hadi juga mengapresiasi inisiatif Pemkab Jombang yang berencana mengoptimalkan pengelolaan pasar-pasar daerah. “Kami di DPRD sangat mendukung langkah tersebut,” ujarnya.

Namun, rencana relokasi pedagang dari Jalan Seroja dan Jalan KH Mimbar di kawasan PCN Jombang menuju lokasi baru di Desa Denanyar kini semakin tidak pasti. Pasalnya, lahan yang sebelumnya disiapkan untuk pasar akan dialihkan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Bupati Jombang, Warsubi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan DPRD. “Sebelum memutuskan penggunaan lahan di Denanyar untuk Sekolah Rakyat, kami sudah meminta masukan dari DPRD dan mereka mendukung karena ini adalah program dari pemerintah pusat,” terang Bupati Warsubi.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

Dengan berbagai dinamika yang terjadi, DPRD berharap Pemkab tetap konsisten mencari solusi terbaik untuk menghidupkan kembali pasar tradisional demi kesejahteraan pedagang dan masyarakat sekitar.


Reporter: [Ear] | Headshot Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *