Info Daerah

Diduga Microsleep, Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jombang-Mojokerto, Satu Penumpang Tewas

Share

JOMBANG – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto KM 690+100 A, wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Kamis (11/6) malam. Sebuah mobil Honda City menghantam bagian belakang truk gandeng yang tengah melaju di lajur lambat. Akibat kejadian tersebut, satu orang penumpang meninggal dunia dan pengemudi mengalami luka berat.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk gandeng Hino bernomor polisi AG 8548 UV yang dikemudikan Anwari (49), warga Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, sedang melaju dari arah Nganjuk menuju Surabaya dengan membawa muatan jagung seberat sekitar 30 ton.

Di saat bersamaan, Honda City bernopol S 1607 XB yang dikemudikan Gustaf (33), warga Jombang, melaju dari arah yang sama. Diduga karena mengantuk atau mengalami microsleep, pengemudi sedan tidak menyadari keberadaan truk di depannya hingga akhirnya terjadi tabrakan keras.

Benturan hebat membuat bagian depan Honda City ringsek parah. Kedua kendaraan kemudian berhenti di antara lajur lambat dan bahu jalan dengan posisi menghadap ke timur.

Kanit 3 PJR Polda Jatim, AKP Sudirman, mengatakan bahwa penumpang Honda City bernama Yanuar Bagus Dewantara (36), warga Desa Sengon, Jombang, meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.

“Sementara pengemudi mengalami luka berat berupa dugaan patah tulang paha kiri dan luka sobek pada bagian dagu,” ujarnya.

Korban segera dievakuasi ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan sopir truk gandeng dan seorang penumpangnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi mengimbau para pengguna jalan tol agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.

BACA JUGA :  Tradisi Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Jombang

“Jika merasa mengantuk, segera menepi dan beristirahat di rest area. Keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan,” tegas AKP Sudirman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *