Info DaerahPendidikan & Pesantren

22 Sekolah Negeri di Jombang Direvitalisasi, Anggaran Capai Belasan Miliar Rupiah

Share

Jombang — Sebanyak 22 sekolah negeri di Kabupaten Jombang dipastikan mendapat kucuran dana revitalisasi tahun ini. Anggaran yang digelontorkan mencapai belasan miliar rupiah, mencakup perbaikan hingga pembangunan gedung baru di berbagai sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Jombang, Wor Windari, mengatakan seluruh proyek akan dikerjakan dengan sistem swakelola. Artinya, masyarakat sekitar—termasuk wali murid—dilibatkan langsung dalam pelaksanaan fisik proyek.

“Total ada 14 SD dan 8 SMP yang menerima anggaran revitalisasi,” ujarnya, Minggu (3/8).

Untuk jenjang SMP, anggaran yang telah dialokasikan mencapai sekitar Rp 12 miliar. Adapun sekolah penerima meliputi:

  • SMPN 3 Jombang
  • SMPN 2 Jogoroto
  • SMPN 2 Wonosalam
  • SMPN 2 Bareng
  • SMPN 1 Mojowarno
  • SMPN 3 Mojoagung
  • SMPN 2 Megaluh
  • SMPN Ngusikan

Sementara untuk jenjang SD, rincian nilai anggaran masih belum bisa dipastikan karena masih dalam proses Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara satuan pendidikan dengan Direktorat Kementerian Pendidikan. Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap unggah dokumen secara daring.

“Nilainya belum muncul karena masih menunggu finalisasi PKS. Tapi yang pasti, semuanya menggunakan sistem swakelola,” jelas Wor.

Berikut daftar SD yang mendapatkan program revitalisasi:

  • SDN Puton
  • SDN Karangan 2
  • SDN Wonomerto 1
  • SDN Darurejo 1
  • SDN Mojotrisno
  • SDN Keplaksari
  • SDN Kedungdowo
  • SDN Bugasurkedaleman 2
  • SDN Badang 2
  • SDN Bareng 5
  • SDN Watudakon
  • SDN Wuluh 1
  • SDN Jogoloyo
  • SDN Jombang 2

Menurut Wor, besaran anggaran untuk tiap sekolah berbeda-beda, tergantung pada tingkat kerusakan dan kebutuhan masing-masing institusi pendidikan.

“Kami sesuaikan dengan kondisi lapangan. Tidak semua sekolah membutuhkan pembangunan ulang, ada yang hanya rehab ringan atau sedang,” imbuhnya.

Dengan sistem swakelola, pemerintah berharap revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan fasilitas pendidikan, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar sekolah yang terlibat langsung dalam pengerjaan proyek. (*)

BACA JUGA :  Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Editor : adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *