Info DaerahInternasionalNasional

Jombang Gandeng Brunei, Bupati Warsubi Dorong Sinergi Investasi dan Pendidikan Internasional

Share

Jombang, Headshot Media —
Pendopo Kabupaten Jombang menjadi ruang diplomasi ekonomi dan sosial baru ketika Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Gathering Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan Tahun 2025 yang dirangkai dengan Temu Investasi bersama Brunei Darussalam BIMP-EAGA Business Council, Selasa (7/10).

Kegiatan ini tak sekadar seremoni, melainkan upaya konkret Pemkab Jombang mempertemukan potensi daerah dengan peluang investasi internasional.


Warsubi: Jombang Titik Temu Budaya, Industri, dan Ekonomi

Dalam sambutannya, Bupati Jombang H. Warsubi menegaskan kesiapan daerahnya menjadi episentrum kolaborasi lintas sektor. Ia menyoroti keunikan Jombang yang memiliki kekuatan di tiga poros besar: pesantren, industri, dan sumber daya alam.

“Jombang berada di jantung Jawa Timur, strategis untuk investasi. Kami punya 232 pondok pesantren, SDM yang unggul, serta kekayaan hutan yang luar biasa meski tidak memiliki laut,” ujar Warsubi.

Bupati juga menekankan pentingnya membuka akses pendidikan internasional dengan Brunei Darussalam, terutama bagi pelajar Jombang yang ingin menempuh studi di luar negeri.

“Kami berharap Brunei dapat membuka kesempatan bagi pelajar Jombang untuk belajar di sana,” imbuhnya.


Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah

Momentum forum TJSL 2025 juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara sejumlah perusahaan lokal, di antaranya Wahana Sejahtera Food dan Pangan Berkah Sejahtera, disaksikan langsung oleh Bupati Warsubi.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.”

Warsubi memaparkan, dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Jombang stabil di kisaran 5,04%–5,37%, atau sedikit di atas rata-rata nasional maupun Jawa Timur.
Menurutnya, investasi menjadi kunci utama pembangunan daerah karena menciptakan efek berganda terhadap lapangan kerja, kualitas SDM, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

BACA JUGA :  Tradisi Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Jombang

Capaian TJSL dan Kontribusi Dunia Usaha

Forum TJSL 2025 juga mencatat kontribusi positif dunia usaha terhadap pembangunan inklusif.
Pada 2024, pelaporan TJSL/CSR di Jombang mencapai Rp672 juta, sementara PT Pei Hai International Wiratama berhasil menyerap tenaga kerja lokal hingga 7.393 orang.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah memberikan penghargaan simbolis kepada dua perusahaan unggulan:

  • PT Maan Ghodaqo Shiddiq Lestari atas pelaporan TJSL/CSR terbesar senilai Rp672.930.943.
  • PT Pei Hai International Wiratama atas penyerapan tenaga kerja lokal terbanyak.

Dialog Investasi dan Peluang Kolaborasi

Kegiatan ini turut menghadirkan talkshow dan diskusi tematik bertajuk “Sinergi untuk Tumbuh Bersama melalui Investasi di Kabupaten Jombang.”
Forum tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur: Bupati Jombang, Ketua DPRD Jombang, serta perwakilan Brunei Darussalam, Pengiran Haji Haris bin Pengiran Haji Duraman.

Dalam paparannya, perwakilan Brunei menyoroti peluang besar di sektor pangan dan halal industry, sekaligus membuka ruang kemitraan dengan pelaku usaha Jombang.

“Selama ini banyak daging ayam dan olahan impor yang masuk ke Brunei tanpa kepastian kehalalan produknya. Kami berharap bisa bekerja sama dengan mitra dari Jombang yang memenuhi standar halal dan kualitas,” ujar Pengiran Haris.

Usai menyaksikan video potensi daerah, ia juga mengapresiasi kekayaan dan keunggulan Jombang yang dinilai lengkap dari sisi pendidikan, industri, hingga sumber daya alam.

“Kami melihat Jombang memiliki potensi luar biasa. Brunei membuka peluang kerja sama saling menguntungkan dan berkelanjutan,” ungkapnya.


Jombang Siap Jadi Destinasi Investasi Regional

Di akhir kegiatan, Bupati Warsubi menegaskan bahwa forum tersebut bukan akhir, melainkan awal dari babak baru diplomasi ekonomi daerah.

“Kabupaten kami ramah, kondusif, dan terbuka untuk setiap investor. Jombang siap menjadi rumah bagi kerja sama yang tumbuh bersama,” tutupnya.

Kegiatan yang mempertemukan dunia usaha, pemerintah, dan investor lintas negara ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Jombang memperkuat kolaborasi menuju ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing global. (*)

BACA JUGA :  Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *