Info Daerah

Heboh Pelat Nomor Kembar di Kantor PLN Jombang, Ternyata Ini Penyebabnya

Share

JOMBANG – Viral di media sosial foto dua mobil operasional berpelat nomor sama yang terparkir berdampingan di halaman Kantor ULP PLN Jombang akhirnya mendapat tanggapan resmi dari pihak terkait. Setelah ditelusuri, kejadian tersebut disebut sebagai kekeliruan teknis dari rekanan PT PLN (Persero), yakni PT Haleyora Power.

Foto yang menunjukkan dua unit mobil bak terbuka berwarna putih dengan nomor polisi identik B 9381 PAM itu diambil pada Jumat (22/8/2025) sore. Gambar tersebut menimbulkan pertanyaan publik, terutama terkait keabsahan kendaraan dinas dan potensi pelanggaran hukum.

Menanggapi hal tersebut, Kasatlantas Polres Jombang Iptu Rita Puspitasari menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan klarifikasi langsung dengan manajemen PLN.

“Hasil koordinasi kami menunjukkan bahwa peristiwa ini murni akibat kekeliruan teknis dari pihak ketiga, yaitu PT Haleyora Power, yang merupakan mitra kerja PLN,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Menurut Rita, penyamaan pelat nomor dilakukan secara sementara karena adanya gangguan sistem pada barcode pengisian BBM, yang menyebabkan kendaraan tidak bisa mengakses bahan bakar dengan normal.

“Karena barcode tidak terbaca, mereka menyamakan pelat nomor untuk sementara agar operasional tidak terganggu. Namun, saat ini kendaraan sudah kembali menggunakan pelat aslinya,” tambahnya.

Manager PLN ULP Jombang, Dwi Wahyu Cahyo Utomo, turut membenarkan bahwa kedua kendaraan tersebut adalah milik PT Haleyora Power yang bertugas mendukung operasional jaringan listrik di wilayah Jombang.

“Kendaraan itu milik mitra kami, PT Haleyora Power. Surat-surat dan identitas kendaraan aslinya lengkap. Tidak ada unsur kesengajaan. Saat ini semua sudah dikembalikan seperti semula,” ungkap Dwi.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis, pihak PT Haleyora Power masih belum memberikan tanggapan resmi terkait kronologi dan mekanisme internal yang menyebabkan terjadinya insiden tersebut.

BACA JUGA :  Pemkab Jombang Tingkatkan Jalan Kemuning Senilai Rp1,16 Miliar, Pengecoran dan Pengaspalan Dikebut

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya akurasi data dan sistem dalam pengelolaan operasional kendaraan, terutama yang berkaitan dengan identifikasi dan pengisian BBM bersubsidi.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *