Info Daerah

Disnaker Jombang Pertemukan Pencari Kerja dengan Perusahaan, 877 Posisi Ditawarkan

Share

JOMBANG – Ratusan warga memanfaatkan kesempatan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Jombang melalui kegiatan Jemput Kerja Batch II yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang di Pendopo Kabupaten, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang bertemunya pencari kerja dengan perusahaan yang sedang membuka kebutuhan tenaga kerja.

Sebanyak 877 peluang kerja disediakan dalam kegiatan itu dengan melibatkan 19 perusahaan dari berbagai bidang usaha. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari ketika para pelamar mulai berdatangan untuk menyerahkan berkas lamaran dan mengikuti tahapan rekrutmen yang telah disiapkan.

Tidak hanya membuka lowongan pekerjaan, sejumlah perusahaan juga langsung melakukan proses wawancara di lokasi. Langkah tersebut memberikan kemudahan bagi pelamar karena dapat menjalani seleksi awal tanpa harus datang ke kantor perusahaan pada kesempatan berbeda.

Beragam perusahaan yang ikut serta berasal dari sektor keuangan, manufaktur, farmasi, jasa, hingga industri pengolahan. Kehadiran mereka memberikan lebih banyak pilihan pekerjaan bagi masyarakat yang ingin memasuki dunia kerja maupun yang ingin memperoleh pekerjaan baru.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Jombang memperkenalkan inovasi layanan ketenagakerjaan berbasis digital melalui aplikasi Talenta atau Transformasi Layanan Elektronik Ketenagakerjaan. Aplikasi tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, menjelaskan bahwa kebutuhan dunia usaha saat ini terus berkembang sehingga diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan industri. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menyesuaikan berbagai program ketenagakerjaan agar lebih tepat sasaran.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah belum sepenuhnya selarasnya kemampuan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut, Disnaker fokus pada pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan, memperluas kemitraan dengan dunia usaha, serta memperkuat layanan berbasis teknologi.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

Ia menyebut hasil pelatihan yang telah dilaksanakan menunjukkan perkembangan positif. Mayoritas peserta pelatihan kerja yang digelar selama beberapa bulan terakhir berhasil memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan program yang diberikan.

Sebagai bentuk penguatan kolaborasi, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara lembaga pelatihan kerja dan sejumlah perusahaan. Selain itu, perusahaan-perusahaan peserta menyatakan dukungan terhadap penggunaan aplikasi Talenta sebagai sarana layanan dan informasi ketenagakerjaan di Kabupaten Jombang.

Program Jemput Kerja dirancang untuk mempercepat proses penempatan tenaga kerja sekaligus mempermudah perusahaan memperoleh kandidat yang sesuai kebutuhan. Mulai tahun ini, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung secara berkala setiap tiga bulan sekali.

Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid berharap kegiatan tersebut dapat membuka akses yang lebih luas terhadap informasi lowongan kerja, meningkatkan peluang penyerapan tenaga kerja, serta membantu menekan angka pengangguran di daerah.

Ia juga menilai kehadiran aplikasi Talenta akan menjadi sarana penting dalam mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan potensi tenaga kerja lokal. Melalui layanan digital tersebut, proses pencarian kerja dan rekrutmen diharapkan dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan efisien sehingga mendukung terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *