Info Daerah

Pemkab Jombang Perluas Peremajaan 3.000 Hektar Tebu demi Dukung Swasembada Gula

Share

Pemerintah Kabupaten Jombang mempercepat upaya mendukung target swasembada gula nasional dengan memperluas program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu hingga mencapai 3.000 hektare pada tahun 2026.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, mengatakan bahwa sektor perkebunan tebu merupakan salah satu kekuatan utama pertanian di daerah tersebut. Karena itu, produktivitas tanaman harus terus ditingkatkan agar hasil panen maupun produksi gula semakin optimal.

Menurutnya, program bongkar ratoon penting dilakukan karena banyak tanaman tebu yang sudah mengalami penurunan produktivitas. Dengan peremajaan tanaman, diharapkan hasil panen meningkat baik dari sisi tonase maupun rendemen gula.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Jombang, luas lahan tebu di daerah itu mencapai 10.787 hektare. Pada 2024, produksi tebu tercatat sebesar 787.246 ton dengan rata-rata produktivitas 73 ton per hektare dan rendemen 7,11 persen. Dari jumlah tersebut, produksi gula hablur mencapai 61.749 ton atau menyumbang sekitar 3 persen kebutuhan gula di Jawa Timur.

Pada 2025, Jombang memperoleh alokasi program bongkar ratoon seluas 613,6 hektare serta perluasan areal tanam 61 hektare. Sementara pada 2026, alokasi tersebut meningkat signifikan menjadi 3.000 hektare untuk bongkar ratoon dan 200 hektare untuk perluasan tanam.

Pemerintah daerah juga terus mempercepat proses CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi) guna mendukung pelaksanaan program tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani tebu sekaligus memperkuat produksi gula nasional.

Selain melakukan peremajaan tanaman, Pemkab Jombang juga mendorong peningkatan produktivitas melalui penggunaan varietas unggul, penerapan teknologi budidaya modern, serta pendampingan intensif kepada petani. Dukungan lain diberikan dalam bentuk penyuluhan, fasilitasi sarana produksi pertanian, peningkatan kapasitas petani, hingga kerja sama dengan pabrik gula dan pelaku usaha.

BACA JUGA :  Moment HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

Pemerintah daerah juga berharap sektor pertanian tebu dapat menarik minat generasi muda. Pertanian modern dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan agropreneur muda yang inovatif dan kompetitif.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Jombang optimistis produksi gula daerah akan terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *