Info DaerahPendidikan & Pesantren

Tiga Guru di Jombang Dipromosikan Jadi Kepsek, Empat Kepala Sekolah Dimutasi

Share

Headshot Media – Sebanyak tiga guru di Kabupaten Jombang mendapat promosi menjadi kepala sekolah SMA/SMK. Sementara itu, empat kepala sekolah lainnya mengalami rotasi atau mutasi jabatan.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi pada Jumat (16/5/2025).

“Benar, hari ini ada pelantikan. Namun hingga sore, kami belum menerima data resmi mengenai penempatan masing-masing kepala sekolah yang dilantik,” ujar Ulil Muamar, Kasubag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang. Ia menyebutkan bahwa data yang dihimpun berasal dari konfirmasi para pihak terkait.

Ulil menambahkan, mutasi dan promosi ini efektif berlaku mulai 20 Mei 2025. Pihak cabang dinas juga tengah menyiapkan proses serah terima jabatan (sertijab) agar para kepala sekolah baru bisa segera bertugas, mengingat saat ini bertepatan dengan masa penerimaan siswa baru dan kelulusan.

Berikut rincian kepala sekolah yang mengalami mutasi:

  • Abdul Muntolib dari Kepala SMKN 2 Jombang berpindah ke SMKN 1 Jombang.
  • Amiroh yang sebelumnya menjabat di SMKN Kudu kini menempati posisi kepala di SMKN 2 Jombang.
  • Itha Pujiarti bergeser dari SMKN Wonosalam ke SMKN Gudo.
  • Ulin Yudhawati, sebelumnya kepala SMKN Bareng, kini bertugas di SMAN Porong, Sidoarjo.
    Mutasi Ulin Yudhawati disebut berdasarkan permintaan pribadi agar lebih dekat dengan domisili.

Sementara itu, tiga guru yang naik jabatan menjadi kepala sekolah yaitu:

  • Anik Noerachini dari SMAN Mojoagung kini menjabat sebagai kepala SMAN Bareng.
  • Erna Kusrini dari SMKN 3 Jombang dipromosikan sebagai kepala SMKN Kudu.
  • Sudarso, yang semula mengajar di SMKN Gudo, kini memimpin SMKN Wonosalam.

Satu posisi kepala sekolah di SMAN Ploso saat ini masih kosong. Ulil menyebut pihaknya belum mendapat informasi resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terkait pengisian posisi tersebut.

BACA JUGA :  Pemkab Jombang Tingkatkan Jalan Kemuning Senilai Rp1,16 Miliar, Pengecoran dan Pengaspalan Dikebut

“Ada kemungkinan sudah diisi, tapi jika benar, penggantinya berasal dari luar Jombang. Sampai saat ini belum ada yang melapor atau konfirmasi ke kami,” pungkas Ulil. (ear/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *