Ratusan Sopir Truk Sampaikan Aspirasi di Jombang, Minta Penegakan Hukum yang Berkeadilan
JOMBANG – Ratusan sopir truk dari berbagai wilayah di Jawa Timur menggelar aksi penyampaian aspirasi secara damai di Kabupaten Jombang, Kamis (25/6/2026). Mereka datang untuk menyuarakan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi saat menjalankan aktivitas sebagai pengemudi angkutan barang, sekaligus berharap adanya solusi konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum.
Aksi yang berlangsung tertib tersebut diikuti para pengemudi dari sejumlah komunitas dan organisasi sopir truk. Sejak pagi, massa mulai berkumpul di lokasi aksi dengan membawa kendaraan serta spanduk berisi tuntutan. Selama kegiatan berlangsung, peserta tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas keamanan sehingga situasi tetap kondusif.
Dalam orasi maupun dialog yang dilakukan, para sopir menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan yang dinilai memberatkan. Mereka mengaku sering menghadapi penerapan aturan yang dianggap belum seragam sehingga memunculkan ketidakpastian dalam menjalankan pekerjaan sebagai pengemudi angkutan barang.
Selain persoalan penegakan regulasi, para sopir juga mengeluhkan berbagai hambatan operasional yang berdampak langsung terhadap pendapatan mereka. Menurut mereka, biaya operasional kendaraan terus meningkat, sementara berbagai kebijakan yang diterapkan di lapangan sering kali membuat proses distribusi barang menjadi kurang efektif.
Para peserta aksi menegaskan bahwa mereka tidak menolak adanya aturan maupun penegakan hukum. Sebaliknya, mereka mendukung setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan menciptakan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Namun demikian, mereka berharap seluruh aturan diterapkan secara profesional, konsisten, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh pengguna jalan tanpa adanya perlakuan yang berbeda.
Massa aksi juga meminta agar seluruh laporan terkait dugaan pelanggaran maupun penyimpangan yang terjadi di lapangan dapat ditindaklanjuti secara serius. Mereka berharap adanya pengawasan yang lebih maksimal sehingga para pengemudi dapat menjalankan profesinya dengan aman, nyaman, dan memperoleh kepastian hukum.
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, SH, SIK, CPHR, hadir langsung menemui peserta aksi untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, khususnya para pelaku transportasi angkutan barang.
Dalam dialog bersama perwakilan sopir, Kapolres mengimbau agar seluruh peserta tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Ia juga mengajak para sopir menyampaikan setiap aspirasi melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan sehingga dapat ditindaklanjuti secara objektif.
AKBP Ardi Kurniawan menegaskan bahwa Polres Jombang membuka ruang bagi masyarakat yang ingin melaporkan dugaan pelanggaran maupun tindakan yang tidak sesuai aturan. Menurutnya, setiap laporan yang disertai bukti pendukung akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara profesional dan transparan.
Para sopir berharap komunikasi yang telah terjalin melalui aksi damai tersebut tidak berhenti sebagai penyampaian aspirasi semata. Mereka menginginkan adanya langkah nyata melalui koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.
Mereka juga berharap pengawasan terhadap pelaksanaan aturan di lapangan dapat diperkuat agar tercipta iklim kerja yang lebih baik bagi para pengemudi angkutan barang. Dengan adanya kepastian hukum dan perlakuan yang adil, para sopir optimistis aktivitas distribusi logistik dapat berjalan lebih lancar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Aksi penyampaian aspirasi tersebut berakhir dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas sehingga aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan normal. Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, arus kendaraan di kawasan aksi terpantau lancar tanpa menimbulkan gangguan berarti.
