Info DaerahPeristiwa

Angin Puting Beliung Terjang Jombang, Dua Orang Luka dan Puluhan Bangunan Rusak

Share

JOMBANG, Headshot Media – Bencana angin puting beliung disertai hujan deras melanda beberapa wilayah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Minggu sore (19/10/2025).
Sedikitnya dua orang mengalami luka ringan dan 24 bangunan dilaporkan rusak, sebagian besar rumah warga dan tempat usaha.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, melalui Supervisor BPBD, Stevy Maria, pada Senin (20/10/2025).

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dua warga mengalami luka ringan, sudah ditangani di Puskesmas Mojoagung, dan telah diperbolehkan pulang,” ujar Andi kepada Headshot Media.

Dampak Meluas di Lima Desa

Berdasarkan data dari BPBD Jombang, angin puting beliung berdampak di lima wilayah, yakni Desa Tanggalrejo, Catak Gayam, Mojotrisno, Dukuhdimoro, dan Bulurejo.
Sebanyak 24 bangunan mengalami kerusakan ringan, termasuk rumah warga, warung, dan bangunan semi permanen. Selain itu, sejumlah pohon tumbang juga menutup akses jalan di beberapa titik, terutama di wilayah Kecamatan Mojowarno.

Pantauan Headshot Media di kawasan Catak Gayam, terlihat atap rumah beterbangan, dinding kayu roboh, dan material bangunan berserakan di jalan. Beberapa warga tampak bergotong-royong mengevakuasi barang berharga yang masih bisa diselamatkan.

“Tadi sore angin datang tiba-tiba, kencang sekali, seperti pusaran. Genting rumah saya langsung beterbangan,” tutur Rohani (43), warga setempat.

Tim BPBD Bergerak Cepat

Wiku Birawa menjelaskan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jombang segera diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB untuk melakukan asesmen cepat dan pembersihan material pohon tumbang.

“Kami langsung ke lapangan untuk evakuasi awal dan pendataan kerusakan. Karena kondisi sudah gelap, penanganan lanjutan dilakukan Senin pagi,” jelas Wiku.

Petugas BPBD dibantu relawan, TNI, Polri, dan perangkat desa terus melakukan pemotongan batang pohon yang tumbang serta membersihkan material bangunan hingga larut malam.

“Hingga pukul 22.00 WIB, sebagian warga sudah mulai memperbaiki rumahnya secara swadaya. Kami tetap siaga di lokasi hingga semua titik dinyatakan aman,” tambahnya.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

BPBD Jombang mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang, seiring meningkatnya intensitas hujan dan perubahan angin di wilayah Jawa Timur bagian tengah.

“Kami mengimbau warga agar tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan rapuh saat angin kencang terjadi. Pastikan saluran air lancar dan struktur atap rumah diperkuat,” pungkas Wiku.

Langkah Lanjutan

BPBD bersama pemerintah desa kini tengah menyiapkan langkah rehabilitasi dan pendataan kerusakan untuk menentukan kebutuhan bantuan darurat. Pemerintah daerah juga berencana menyalurkan bantuan material ringan bagi warga terdampak agar proses perbaikan rumah bisa segera dilakukan.

BACA JUGA :  Pemkab Jombang Tingkatkan Jalan Kemuning Senilai Rp1,16 Miliar, Pengecoran dan Pengaspalan Dikebut

Bencana ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca ekstrem kini semakin sering terjadi, dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak di masa mendatang.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *