Info Daerah

Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Edukasi Warga Wonosalam Kelola Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Share

JOMBANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur mengajak masyarakat Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, mengubah cara pandang terhadap sampah rumah tangga melalui program EcoCycle. Program tersebut mengedukasi warga agar mampu mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan sosialisasi digelar di Balai Desa Wonosalam pada Sabtu (1/8/2026). Sebanyak 31 warga mengikuti kegiatan yang turut dihadiri Kepala Desa Wonosalam Samuki, perangkat desa, kepala dusun, Ketua PKK, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi mengandalkan cara konvensional seperti membakar atau membuang sampah sembarangan. Pengelolaan sampah yang tepat dinilai tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dalam sesi pemaparan, salah satu mahasiswa KKN, Dea, menjelaskan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah dengan menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan limbah plastik, khususnya tutup botol bekas, yang diolah menjadi gantungan kunci sebagai produk kerajinan bernilai jual.

Selain itu, mahasiswa KKN Burhanudin Galuh mengenalkan Rangka Cetakan Kompos Sistem Windrow, teknologi sederhana yang dapat digunakan untuk mengolah sampah organik seperti sisa makanan, dedaunan, dan limbah kebun menjadi pupuk kompos.

Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa juga mengajak warga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan kompos menggunakan sistem windrow. Para peserta turut mencoba membuat gantungan kunci dari tutup botol plastik bekas sehingga dapat melihat secara langsung bagaimana limbah dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, Mahasiswa KKN Kelompok 36 menyerahkan dua unit Rangka Cetakan Kompos Sistem Windrow kepada Pemerintah Desa Wonosalam. Peralatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengolahan sampah organik sekaligus media edukasi bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Yuni, warga Dusun Mangirejo, mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pengelolaan sampah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kerajinan dari plastik bekas mampu meningkatkan kreativitas masyarakat, sedangkan kompos dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian. Ia berharap inovasi serupa terus dikembangkan di Desa Wonosalam.

Hal serupa disampaikan Adrian, warga Dusun Wonosalam. Ia menilai selama ini sebagian masyarakat masih memilih membakar sampah karena dianggap lebih praktis. Dengan adanya sosialisasi tersebut, warga mendapatkan alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi.

Melalui program EcoCycle, Mahasiswa KKN Kelompok 36 UPN Veteran Jawa Timur berharap masyarakat Desa Wonosalam dapat menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, pengolahan sampah organik maupun anorganik juga diharapkan mampu membuka peluang usaha kreatif berbasis lingkungan di tingkat desa.

Tag berita: KKN UPN Veteran Jatim, Desa Wonosalam, Wonosalam Jombang, Pengelolaan Sampah, EcoCycle, Kompos Windrow, Daur Ulang Sampah, Mahasiswa KKN, Lingkungan, Jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *