Info DaerahPolitics

BLTS Kesra Cair di Jombang, Ribuan Warga Serbu Kantor Pos Sejak Pagi Buta

Share

JOMBANG, Headshot Media – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kabupaten Jombang kembali memicu antusiasme tinggi warga. Sejak Sabtu (29/11) pagi, ribuan penerima manfaat berbondong-bondong mengantre di Kantor Pos Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim. Bahkan sebelum kantor buka, area depan gedung sudah dipadati masyarakat yang tak ingin kehilangan giliran.

Salah satu warga asal Denanyar mengaku sudah menunggu sejak pukul 08.00 WIB. Meski antreannya masih sangat panjang, ia tetap bersyukur mendapat bantuan sosial tersebut.

“Alhamdulillah dapat bantuan. Selama ini belum pernah sama sekali. Semoga bisa berlanjut, jangan hanya sekali ini,” ungkapnya saat ditemui pukul 10.30 WIB.

Ia menerima pencairan untuk tiga bulan sekaligus dengan nilai total Rp 900 ribu.
“Per bulan Rp 300 ribu untuk Oktober–Desember. Langsung tiga bulan jadi Rp 900 ribu,” lanjutnya.

Pantauan di lapangan, antrean terlihat mengular hingga halaman parkir Kantor Pos. Sejumlah warga bahkan membawa serta anak mereka karena menunggu terlalu lama. Sementara warga yang sudah berada di dalam ruangan duduk berdesakan menunggu giliran dipanggil petugas.

142 Ribu Lebih Warga Jadi Penerima

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, mengatakan bahwa penyaluran BLTS Kesra telah dimulai sejak Sabtu (22/11) dan dijadwalkan tuntas pada Minggu (30/11).

Berdasarkan data terakhir SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) per 25 November, jumlah penerima BLTS Kesra di Jombang mencapai 142.374 orang yang dibagi menjadi 3 tahap, yakni

Tahap 1 sebanyak 85.383 orang yang dalam proses penyaluran

Tahap 2 sebanyak 23.214 orang yang masih dalam proses verifikasi

Tahap Verifikasi Pengganti sebanyak 33.777 orang yang juga masih dalam proses verifikasi.

“Data penerima ini ditetapkan langsung oleh Kementerian Sosial. Desa diberi tugas melakukan verifikasi faktual dibantu pendamping PKH untuk menentukan layak atau tidak layak,” jelas Agung.

BACA JUGA :  Polsek Ngusikan Berkolaborasi dengan Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

Setelah proses verifikasi selesai, data dimasukkan ke sistem dan kemudian ditetapkan sebagai penerima bantuan oleh Kemensos.

Dengan banyaknya warga yang berhak menerima, proses penyaluran diperkirakan masih akan berlangsung padat hingga hari terakhir. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap tertib selama antrean dan mengikuti arahan petugas.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *