Info Daerah

Pemkab Jombang Buka Seleksi Terbuka Isi Jabatan Strategis Eselon II

Share

Jombang, Headshot Media – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi membuka seleksi terbuka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau eselon II. Seleksi ini digelar mulai 2 hingga 16 Oktober 2025, dan menargetkan tiga posisi strategis yang kini kosong.

Ketiga jabatan yang dibuka melalui mekanisme seleksi terbuka adalah Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik. Sementara tiga jabatan eselon II lainnya akan diisi melalui mekanisme mutasi atau job fit sesuai kewenangan Bupati Jombang.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menegaskan, proses seleksi dilakukan secara transparan dan kompetitif.

“Tujuannya agar jabatan strategis segera diisi oleh pejabat yang profesional, berintegritas, dan kompeten,” kata Agus dalam keterangan persnya, Sabtu (4/10/2025).

Agus menjelaskan, total ada enam jabatan eselon II yang saat ini lowong, yakni:

  1. Kepala Dinas Perhubungan
  2. Kepala Satpol PP
  3. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik
  4. Kepala DPMPTSP
  5. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)
  6. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan

Pendaftaran seleksi dibuka secara daring melalui laman ASN Karier BKN, dengan rangkaian proses seleksi meliputi verifikasi administrasi, asesmen manajerial, penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, hingga wawancara. Nama-nama calon pejabat yang lolos tiga besar dijadwalkan diumumkan pada awal November 2025.

Seleksi ini mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan telah mendapatkan rekomendasi dari BKN per 29 September 2025. Pansel menegaskan seluruh proses bebas biaya pendaftaran, dan informasi resmi dapat diakses melalui laman BKPSDM Jombang.

Sebelumnya, pada 11 September 2025, Bupati Jombang Warsubi melantik 25 pejabat manajerial di Pendopo Kabupaten. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari asesmen job fit yang digelar sebelumnya. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa rotasi dan promosi bukan sekadar formalitas.

“Setiap posisi adalah amanah. Yang terpenting, pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan memberikan layanan terbaik untuk warga Jombang,” tegas Warsubi.

Bupati Warsubi juga mengungkapkan, hingga kini masih terdapat lebih dari 100 jabatan yang kosong di lingkup Pemkab Jombang. Proses pengisian jabatan ini akan terus dilakukan secara bertahap, sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik di daerah.(*)

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *