Disiapkan Rp 1,2 Miliar, Pengurukan Lokasi Terminal Cargo Yang Baru di BPP Perak Masuk P-APBD 2025
Headshot Media – Pemkab Jombang mulai menyiapkan relokasi Terminal Barang dari Desa Tunggorono ke kompleks Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Perak. Lokasi baru ini akan difungsikan ganda, sebagai terminal dan sekaligus tempat pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Budi Winarno, menyatakan bahwa rencana ini akan didanai melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2025. Nilai anggaran yang diajukan mencapai Rp 1,2 miliar.
“Di BPP Perak direncanakan ada dua kegiatan utama: pengurukan lahan dan pembangunan pos jaga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/6). Ia menambahkan bahwa meski pembahasan anggaran telah dimulai, seluruh kegiatan fisik masih menunggu pengesahan resmi P-APBD.
Berdasarkan hasil pengukuran, luas lahan milik BPP Perak mencapai 2,5 hektare atau 25.000 meter persegi. Dari luasan itu, sekitar 22.100 meter persegi akan dimanfaatkan sebagai lokasi relokasi Terminal Barang, sementara 2.900 meter persegi sisanya tetap dipakai untuk kegiatan penyuluhan pertanian.
Untuk kegiatan pengurukan sendiri, Budi memperkirakan nilai yang bisa diakomodasi dari total anggaran sekitar Rp 800 juta. “Detail luasan yang akan diuruk masih dalam proses pembahasan teknis. Tapi secara kasar, dana yang tersedia untuk pengurukan berkisar di angka itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penggunaan lahan milik BPP bersifat sementara dan dilakukan secara normatif antar perangkat daerah. “Statusnya tetap aset BPP. Dishub hanya bertindak sebagai pengguna barang milik daerah (BMD),” tandas Budi.
Pemerintah Kabupaten Jombang memang tengah mempercepat penyiapan infrastruktur pendukung Sekolah Rakyat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya telah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi, guna memastikan kesiapan operasional pada 14 Juli mendatang. (*)
Editor : adm
