Info Daerah

Menara Air Ringin Contong Dipoles Ulang, Kini Usung Warna Ikonik Jombang

Share

Headshot Media – Ikon bersejarah kota santri, Menara Air Ringin Contong, kini sedang bersolek. Bangunan tua yang berdiri megah di perempatan Jalan KH Wahid Hasyim itu tengah dicat ulang dengan skema warna baru yang menggambarkan identitas khas Jombang: hijau dan merah.

Pantauan Headshot Media pada Rabu (25/6), sejumlah pekerja terlihat sibuk mengecat menara yang menjulang setinggi 21 meter itu. Mereka memanfaatkan scaffolding dan paranet agar pekerjaan berlangsung aman dan tidak mengganggu pengguna jalan. Proses pengecatan dilakukan secara bertahap di tiap sisi bangunan, dengan ketelitian tinggi, mengingat menara ini terdiri dari empat lantai dan memiliki diameter tandon sekitar 11 meter.

Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang, Khoirul Hasyim, menyampaikan bahwa pengecatan dimulai sejak 11 Juni dan ditarget rampung pada 25 Juli 2025. “Prosesnya memakan waktu 45 hari kalender kerja dengan melibatkan delapan pekerja,” ujar Hasyim.

Ia menjelaskan, pengecatan dilakukan sebagai bagian dari perawatan berkala. Pasalnya, cat lama yang dominan kuning dan hijau sudah banyak mengelupas, lantaran terakhir dicat pada tahun 2014 silam. “Kondisinya memang sudah waktunya diremajakan. Kita ingin menara ini tetap menjadi kebanggaan kota,” imbuhnya.

Warna baru yang kini digunakan bukan tanpa alasan. Sesuai arahan Bupati Jombang Warsubi, Ringin Contong akan tampil dalam kombinasi ijo abang—sebutan lokal untuk hijau dan merah—sebagai simbol khas daerah. “Warna ini merepresentasikan semangat dan jati diri Kabupaten Jombang,” ungkap Hasyim.

Selain hijau dan merah sebagai warna utama, juga ditambahkan aksen biru dan putih untuk mempercantik tampilan dan merepresentasikan semangat visi “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua”. “Empat warna itu mencerminkan arah pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Pemkab Jombang Tingkatkan Jalan Kemuning Senilai Rp1,16 Miliar, Pengecoran dan Pengaspalan Dikebut

Literasi: Ringin Contong, Monumen Perkotaan Sejak 1928

Menara Air Ringin Contong bukan sekadar fasilitas utilitas. Dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1928, menara ini sejak awal difungsikan sebagai penyuplai air bersih ke sejumlah kawasan di pusat kota Jombang. Bangunannya mengadopsi arsitektur kolonial yang kuat, dan hingga kini masih difungsikan sebagai bagian dari sistem distribusi air milik Perumdam Tirta Kencana.

Nama “Ringin Contong” merujuk pada keberadaan pohon beringin (ringin) yang dulunya berdiri di dekat menara, dan bentuk menara yang menyerupai contong (corong) raksasa. Lokasinya yang strategis di jantung kota, tepat di pertigaan jalan utama, menjadikan menara ini landmark tak tergantikan.

Kini, Ringin Contong bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga simbol transformasi wajah kota Jombang. Upaya merawat dan mempercantik menara ini mencerminkan bagaimana warisan sejarah bisa tetap relevan di tengah dinamika zaman. (MAC/yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *