Info Daerah

Jalan Kabupaten di Jombang Akan Dibikin Mulus: Delapan Proyek Naik Lelang, Target Kontrak Agustus

Share

Jombang – Headshot Media
Langkah serius memperbaiki infrastruktur jalan di Kabupaten Jombang kembali dijalankan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah menggeber lelang delapan paket proyek peningkatan dan perbaikan jalan kabupaten. Total nilai anggaran delapan proyek itu mencapai lebih dari Rp 13,5 miliar.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, mengungkapkan bahwa delapan paket tersebut sudah masuk tahap awal proses lelang per Selasa (17/6/2025). “Saat ini baru sampai pengumuman. Proses lelangnya akan berlangsung sekitar satu hingga satu setengah bulan ke depan,” ujarnya.

Joko memastikan, bila proses berjalan sesuai jadwal, maka penandatanganan kontrak dengan rekanan pemenang tender ditargetkan rampung pada Agustus mendatang. Delapan proyek ini merupakan bagian awal dari total rencana 39 ruas jalan yang bakal diperbaiki tahun ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) reguler.

Berikut rincian delapan proyek yang kini sudah naik lelang:

  • Rekonstruksi Jalan Made – Asemgede, Kecamatan Ngusikan sebesar Rp 2,1 miliar
  • Rekonstruksi Jalan Jalak – Sumberingin, Kecamatan Kabuh (PIK) sebesar Rp 333,6 juta
  • Pemeliharaan Berkala Jalan Tebel – Kebondalem, Kecamatan Bareng (PIK) sebesar Rp 579,6 juta
  • Peningkatan Jalan Pagerwojo Perak – Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo sebesar Rp 3,2 miliar
  • Rekonstruksi Jalan Cipir – Banjardowo, Kecamatan Kabuh (PIK) sebesar Rp 516,8 juta
  • Peningkatan Jalan Talunkidul – Kesamben (PIK) sebesar Rp 4,6 miliar
  • Rekonstruksi Jalan Marmoyo – Jipurapah, Kecamatan Plandaan sebesar Rp 444,9 juta
  • Rekonstruksi Jalan Bawangan Ploso – Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh sebesar Rp 1,8 miliar

PUPR Kabupaten Jombang mencatat, dari total 39 ruas jalan yang akan direhabilitasi tahun ini, terdapat tiga jenis pekerjaan:

  1. Rekonstruksi jalan (27 kegiatan)
  2. Rehabilitasi jalan (5 kegiatan)
  3. Pemeliharaan berkala (7 kegiatan)
BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

Anggaran keseluruhan yang digelontorkan Pemkab Jombang untuk program ini mencapai Rp 59,5 miliar.

Menurut Joko, beberapa proyek akan dilelang terbuka melalui sistem pengadaan barang dan jasa (e-tendering), sementara sebagian lainnya memungkinkan menggunakan skema e-purchasing—tergantung nilai dan jenis pekerjaan. “Dari rencana awal 37 ruas, memang ada penyesuaian. Namun total yang masuk skema APBD tahun ini tetap 39 ruas,” jelasnya.

Langkah percepatan proyek perbaikan jalan ini diharapkan mampu mengatasi keluhan masyarakat terhadap infrastruktur yang selama ini dikeluhkan, terutama menjelang musim hujan yang kerap membuat jalan rusak makin parah.

Sementara itu, Dinas PUPR menegaskan bahwa proyek jalan tahun ini difokuskan pada kawasan dengan intensitas lalu lintas tinggi dan kondisi kerusakan yang dinilai paling urgen. “Prioritasnya jelas, yakni wilayah yang jadi akses utama antar-kecamatan, akses produksi pertanian, dan distribusi ekonomi warga,” kata sumber internal Dinas PUPR yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat kini berharap, bukan hanya percepatan lelang yang menjadi perhatian, tetapi juga kualitas pengerjaan yang harus lebih diawasi. Proyek jalan yang asal jadi, seperti yang terjadi di beberapa desa tahun lalu, semestinya tak terulang kembali. (ear/MAC/Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *