HKG PKK ke-53 di Jombang: Bupati Warsubi Dorong Keluarga Jadi Sumbu Pemberdayaan Sosial
Headshot Media- Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Kabupaten Jombang tak sekadar seremoni. Di tengah kemeriahan yang digelar di Pendopo Kabupaten, Kamis (29/5), Bupati Jombang Warsubi menyerukan kembali pentingnya posisi keluarga sebagai episentrum perubahan sosial.
Hadir bersama Ketua TP PKK Jombang, Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, serta Wakil Bupati Salmanudin dan istri, Ema Erfina, Warsubi menegaskan bahwa gerakan PKK bukan hanya tentang program kerja, melainkan tentang menjadikan rumah tangga sebagai ruang pembelajaran utama bagi generasi masa depan.
“PKK adalah gerakan masyarakat berbasis keluarga. Keluarga bukan hanya tempat tinggal, tapi pusat pembentukan karakter dan nilai,” ujar Warsubi di hadapan jajaran Forkopimda, kepala OPD, ketua organisasi wanita, dan TP PKK dari seluruh kecamatan dan desa.
Menyambung tema nasional “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, Warsubi mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kolaborasi. PKK, menurutnya, harus menjadi kekuatan sipil yang aktif menggali potensi lokal dan mempercepat kemandirian masyarakat.
“Program 100 hari kerja kami juga tak bisa dilepaskan dari sinergi bersama PKK. Kita butuh gerakan akar rumput yang kuat,” tegasnya.
Acara puncak HKG PKK itu juga menjadi panggung unjuk karya kader-kader perempuan Jombang. Mars PKK dan HKG dilantunkan dalam harmoni paduan suara TP PKK se-Kecamatan Mojowarno. New Amira Band dari TP PKK dan DWP Jombang ikut menghibur hadirin, ditutup dengan penampilan Qasidah Queen Azzahra dari Ketua TP PKK se-Kabupaten.
Ketua TP PKK Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk menjaga nyala semangat menghadapi tantangan ke depan.
“HKG ke-53 ini adalah momentum meneguhkan kembali tekad kita membangun keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” kata Yuliati dengan penuh optimisme.
Sebagai bentuk apresiasi, TP PKK Jombang juga memberikan penghargaan kepada desa-desa inspiratif:
- Kelurahan Kaliwungu: Dinobatkan sebagai Kelurahan Pemerhati Lingkungan berkat kiprahnya dalam Proklim (Program Kampung Iklim).
- Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek: Diapresiasi atas upaya penurunan stunting.
- Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben: Diganjar predikat Desa Peduli Sampah atas inovasi pengelolaan limbahnya.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua TP PKK, sebagai simbol harapan baru. Potongan tumpeng diserahkan kepada Bupati Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, dan Sekdakab Agus Purnomo—penanda bahwa pembangunan tak hanya tentang kebijakan, tetapi tentang kebersamaan. (ear)
