Dinas Perkim Jombang Terima Tambahan Anggaran Rp 6,5 Miliar, Fokus Tangani Kawasan Kumuh dan Air Bersih
JOMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali mengalokasikan hasil efisiensi anggaran untuk sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satu yang mendapat suntikan dana adalah Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang, dengan tambahan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar.
Kepala Dinas Perkim Jombang, Agung Hariadi, mengungkapkan bahwa dana tambahan ini akan difokuskan untuk dua program prioritas, yakni penanganan kawasan kumuh dan penyediaan air bersih.
Fokus di Kawasan Kumuh Mojoagung, Jogoroto, dan Desa Jombang
Agung menyebut, program penanganan kawasan kumuh akan menyasar beberapa wilayah, termasuk di kawasan Kecamatan Mojoagung dan Jogoroto. Namun, alokasi terbesar diperuntukkan bagi lanjutan proyek penanganan kawasan kumuh di Desa Jombang.
“Di Desa Jombang itu jadi prioritas, karena memang belum selesai 100 persen. Di sana anggaran terbesar, dengan pagu mencapai Rp 800 juta,” jelas Agung, Jumat (12/4).
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa di Desa Jombang akan dilakukan beberapa subkegiatan lanjutan yang merupakan bagian dari program pusat. Beberapa di antaranya seperti pembangunan area parkir, pemasangan lampu taman, dan infrastruktur pendukung lainnya.
Tak Ada Kegiatan Sanitasi, Fokus pada Proyek Lanjutan
Meski menyasar kawasan kumuh, Agung menegaskan bahwa tambahan anggaran ini tidak dialokasikan untuk kegiatan sanitasi.
“Kegiatan sanitasi tidak termasuk dalam paket tambahan ini. Bisa jadi ada di OPD lain. Di Perkim, anggaran digunakan untuk proyek lanjutan, bukan sanitasi,” terang Agung.
Ia juga menjelaskan bahwa proyek lanjutan ini merupakan kolaborasi anggaran antara pemerintah pusat dan daerah. Program tersebut didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) yang telah digelontorkan sebelumnya.
Diharapkan Tuntas Tahun Ini
Dengan adanya tambahan dana, Dinas Perkim menargetkan penyelesaian berbagai kebutuhan dasar, terutama di kawasan kumuh yang menjadi fokus pembangunan.
“Harapannya, dengan tambahan anggaran ini, penanganan kawasan kumuh dan akses air bersih bisa segera dituntaskan,” pungkasnya.
