Info Daerah

Pelebaran Jalan Jombang-Ploso Dimulai Juni, 27 Titik PJU Harus Dipindah

Share

Pemprov Jatim Siapkan Pelebaran Jalan Sepanjang 1,4 Kilometer

Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melebarkan ruas Jalan Raya Jombang–Ploso sepanjang 1,4 kilometer akan segera direalisasikan. Dinas PU Bina Marga Jatim menargetkan pengerjaan proyek ini dapat dimulai pada bulan Juni 2025. Persiapan teknis pun terus dilakukan, termasuk koordinasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang dan pihak-pihak terkait.

Puluhan PJU Terdampak dan Harus Digeser

Salah satu fokus utama dalam persiapan proyek ini adalah relokasi sejumlah tiang penerangan jalan umum (PJU) milik Pemkab Jombang yang berada di sepanjang jalur tersebut. Kepala Dishub Jombang Budi Winarno, melalui Kabid Lalu Lintas Johan Kartika, menyampaikan bahwa sebanyak 27 titik PJU di sisi timur jalan akan terdampak pelebaran dan perlu dipindahkan.

“Karena jalan akan dilebarkan sekitar 3 meter ke arah timur, otomatis tiang-tiang PJU di jalur itu harus digeser,” ungkap Johan saat dikonfirmasi pada Jumat (11/4).

Penyesuaian Dilakukan oleh Pemilik Aset Masing-Masing

Dalam rapat koordinasi kedua yang digelar sebelum libur Idulfitri, Dinas PU Bina Marga Jatim menegaskan bahwa pemindahan utilitas, termasuk PJU, menjadi tanggung jawab masing-masing pemilik aset. Artinya, Pemkab Jombang harus menyiapkan pemindahan PJU secara mandiri.

Sebelumnya, pihak Pemkab berharap pekerjaan relokasi PJU bisa dilakukan secara terintegrasi oleh rekanan proyek bersama Dishub Provinsi, mengingat rambu-rambu milik provinsi juga turut terdampak. Namun, hasil pertemuan justru menyatakan sebaliknya.

“Kami berharap bisa dikerjakan jadi satu, tapi ternyata dikembalikan ke pemilik aset masing-masing,” tambah Johan.

Masih Ada Waktu Dua Bulan Sebelum Proyek Dimulai

Meski demikian, Johan memastikan masih ada waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan relokasi PJU, seiring target awal proyek yang dijadwalkan bulan Juni. Menurutnya, saat ini pihak Dishub masih menunggu rapat lanjutan dari Dinas PU Bina Marga Jatim.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

“Mungkin setelah rapat ketiga nanti, baru kami bisa mulai menggeser PJU,” ujarnya.

Pelebaran Jalan Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Wilayah II Jombang, Ariek Tri S, memastikan bahwa proyek pelebaran ini tidak terdampak program efisiensi anggaran dari Pemprov Jatim.

“Alhamdulillah, proyek ini tetap berjalan,” terang Ariek saat dikonfirmasi pada Kamis (6/3).

Dimulai dari Jembatan Sungai Ngotok Hingga Pasar Ngrawan

Pelebaran jalan akan dilakukan mulai dari jembatan Sungai Ngotok Ring Kanal di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, ke arah selatan hingga depan Pasar Ngrawan, Kecamatan Tembelang. Rencana ini sebelumnya telah melalui proses survei dan peninjauan lapangan oleh tim gabungan dari Dinas PU Bina Marga Jatim bersama stakeholder lintas sektor pada Rabu (15/1).

Dengan pelebaran ini, diharapkan arus lalu lintas semakin lancar, serta mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jombang dan sekitarnya. (ear)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *