Info DaerahUncategorized

Tambahan Anggaran Rp 24 Miliar, Infrastruktur Jalan Jombang Ditingkatkan dan Tim Mandor Jalan Dibentuk

Share

Efisiensi Anggaran Jadi Sumber Dana Tambahan

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menerima tambahan anggaran sebesar Rp 24 miliar. Dana ini berasal dari hasil efisiensi anggaran dan mayoritas akan difokuskan untuk pembangunan serta perbaikan infrastruktur jalan.

“Tambahan anggaran sekitar Rp 24 miliar ini sebagian besar dialokasikan untuk infrastruktur jalan dan pembentukan tim mandor jalan,” jelas Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, Minggu (13/4).

Rp 20 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

Dari total tambahan dana tersebut, sekitar Rp 20 miliar akan digunakan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Meski tidak dirinci secara spesifik, Bayu menyebutkan bahwa terdapat penambahan ruas jalan yang akan ditangani tahun ini.

Salah satu contoh konkret adalah ruas jalan Talunkidul-Kesamben. Sebelumnya, ruas ini telah mendapatkan alokasi sebesar Rp 1,6 miliar. Namun setelah penyesuaian, anggarannya ditingkatkan menjadi Rp 4,6 miliar melalui penambahan Rp 3 miliar.

Mandor Jalan: Tim Khusus untuk Perawatan Jalan

Sebagai tindak lanjut dari program Bupati Jombang, Warsubi, terkait penanganan jalan rusak, Dinas PUPR juga membentuk tim khusus yang dinamakan “mandor jalan”.

“Mandor jalan ini merupakan bagian dari program Abah Bupati. Awalnya kami punya enam tim, kini ditambah empat tim lagi. Anggaran tambahan juga digunakan untuk pengadaan mobil operasional dan penambahan personel,” terang Bayu.

Tim ini nantinya akan bertugas keliling memantau sekitar 500 ruas jalan kabupaten. Tugas mereka adalah melakukan perawatan ringan seperti penambalan lubang secara cepat, menggantikan peran sebelumnya dari Unit Reaksi Cepat (URC).

Tambahan Rp 4 Miliar untuk Sumber Daya Air

Selain infrastruktur jalan, alokasi anggaran juga menyentuh sektor sumber daya air (SDA). Sekitar Rp 4 miliar dialokasikan untuk pengadaan bahan-bahan yang bersifat darurat guna menunjang kelancaran pelayanan bidang SDA.

BACA JUGA :  300 Kios Kosong di 16 Pasar Jombang Dibuka untuk Umum, Pendaftaran Tanpa Lelang

“Meski ada tambahan di SDA, fokus utama anggaran tetap untuk peningkatan infrastruktur jalan,” tutup Bayu. (Ear/kas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *