Info DaerahPeristiwa

Nekat Boncengan Tiga, Tiga Pelajar SMP di Jombang Terseret Muatan Truk

Share

Jombang, Headshot Media – Kecerobohan di jalan raya kembali memakan korban. Tiga pelajar SMP di Jombang terlibat kecelakaan setelah motor yang mereka kendarai kecantol muatan truk di Jalan Raya Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Senin malam (22/9/2025), sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketiga pelajar itu diketahui melaju tanpa helm dengan motor Honda Beat bernopol S 5837 OBZ. Motor dikemudikan Abdul Fatan Ramadani (14), warga Desa Sumbermulyo, Jogoroto, dengan dua rekannya sebagai pembonceng, yakni M. Riski Ardiansyah (14) dan Rehan Ardiansyah (14), keduanya warga Desa Mayangan, Jogoroto.

Menurut keterangan warga, motor yang dikendarai ketiga pelajar tersebut melaju dari arah barat dan mencoba menyalip sebuah mobil di depannya. Namun, dari arah berlawanan datang truk Mitsubishi bernopol S 9649 A yang dikemudikan Zainuri (35), warga Pulorejo, Ngoro. Truk bermuatan mesin panen padi (combi) itu memiliki bagian belakang yang menonjol keluar.

“Motornya nyalip mobil, pas bersamaan ada truk dari arah timur. Bagian belakang truk itu menonjol dan langsung menyenggol motor,” ungkap Farikin (24), salah satu saksi di lokasi. Benturan membuat motor oleng dan ketiga pelajar terjatuh ke aspal.

Akibat kecelakaan tersebut, Rehan Ardiansyah mengalami luka cukup serius dan segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapat perawatan medis. Sementara Abdul Fatan dan Riski hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat pertolongan warga sekitar.

Sempat terjadi kepanikan karena truk yang terlibat kecelakaan dikira melarikan diri. “Warga sempat mengejar karena mengira sopir kabur. Ternyata sopir berhenti tidak jauh dari lokasi,” tambah Farikin.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, satu pelajar mengalami luka akibat tabrakan motor dengan truk. Kedua kendaraan sudah diamankan di kantor polisi, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Polsek Ngusikan Berkolaborasi dengan Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

Siswanto mengimbau para pelajar untuk lebih disiplin dalam berkendara. “Gunakan helm, jangan berboncengan lebih dari dua orang, dan patuhi rambu lalu lintas. Keselamatan harus diutamakan,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran aturan, seperti boncengan tiga tanpa helm, bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mempertaruhkan nyawa sendiri dan orang lain.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *