Kandang Ayam di Peterongan Jombang Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp2 Miliar
JOMBANG – Musibah kebakaran menimpa sebuah kandang ayam milik warga di Dusun Bantengan, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2026). Kebakaran yang menghanguskan bangunan kandang berukuran sekitar 200 meter x 5 meter tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Meski api melalap sebagian besar bangunan kandang, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik kandang harus menanggung kerugian besar akibat rusaknya fasilitas usaha yang terbakar.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar pada pukul 10.40 WIB. Saat itu, warga melihat kepulan asap tebal muncul dari kandang ayam milik Zaki (19). Menyadari adanya kebakaran, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Jombang.
Setelah menerima laporan sekitar pukul 10.50 WIB, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Mojoagung diterjunkan untuk melakukan penanganan awal.
Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 11.17 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas berusaha menjinakkan kobaran api yang telah membesar sekaligus melakukan pembasahan pada area sekitar untuk mencegah api merambat ke bagian lain maupun memicu kebakaran kembali setelah berhasil dipadamkan.
Besarnya ukuran kandang yang terbakar menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan. Dengan panjang mencapai sekitar 200 meter dan lebar 5 meter, petugas membutuhkan waktu berjam-jam untuk memastikan seluruh titik api berhasil dipadamkan.
Selain satu unit fire pumper truck sebagai armada utama pemadaman, petugas juga mengerahkan dua unit fire supply truck guna menjamin ketersediaan pasokan air selama proses pemadaman berlangsung. Dukungan tersebut diperlukan mengingat luasnya area yang terdampak kebakaran.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 15.20 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan dipastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan, seluruh personel yang bertugas kembali ke markas.
Penanganan insiden ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pos Damkar Mojoagung, Pos Damkar Jombang, Pusdalops PB Jombang, Polsek Peterongan, relawan SEMAR, relawan GATANA, perangkat Desa Tanjunggunung, hingga warga sekitar yang turut membantu selama proses penanganan berlangsung.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api yang memicu kebakaran besar tersebut. Akibat kejadian ini, kerugian material yang dialami pemilik kandang ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.
