Info Daerah

Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Share

JOMBANG — Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai pelaksanaan Wisuda Program Sarjana Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang Tahun Akademik 2025/2026, Minggu (4/10/2026).
Prosesi wisuda yang berlangsung di Gedung Serbaguna KH. Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, tersebut menjadi semakin istimewa dengan hadirnya Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan.

Kehadiran Zulkifli Hasan tidak sekadar menjadi bagian dari seremoni akademik. Dalam kesempatan tersebut, tokoh yang akrab disapa Zulhas itu juga memberikan orasi ilmiah dan menyampaikan pesan kepada sekitar 600 wisudawan yang baru menyelesaikan pendidikan tinggi mereka.
Di hadapan para wisudawan, orang tua, jajaran pimpinan universitas, serta sivitas akademika UNWAHA, Zulhas menekankan pentingnya keberanian dalam menghadapi kehidupan setelah menyandang gelar sarjana.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik yang diperoleh selama berada di bangku kuliah. Setelah lulus, para sarjana akan memasuki fase kehidupan yang menghadirkan tantangan berbeda, sehingga keberanian mengambil langkah menjadi salah satu modal penting.

Pesan tersebut disampaikan Zulhas melalui cara yang cukup berbeda. Ia mengajak para wisudawan untuk maju ke atas panggung. Namun, dari ratusan wisudawan yang hadir, hanya empat orang yang akhirnya berani memenuhi tantangan tersebut.
Zulhas kemudian menjadikan momen tersebut sebagai gambaran bahwa keberanian tidak selalu mudah ditemukan.
Ia menyampaikan bahwa seseorang yang belum mengetahui sesuatu masih dapat belajar dan orang yang tidak memahami sesuatu masih dapat bertanya. Namun, keberanian untuk mengambil langkah dan menghadapi situasi baru merupakan karakter yang harus terus dibangun.

Pesan tersebut menjadi relevan bagi para wisudawan yang setelah menyelesaikan pendidikan formal kini harus menentukan arah perjalanan berikutnya, baik memasuki dunia kerja, membangun usaha, melanjutkan pendidikan, maupun mengabdikan diri kepada masyarakat.
Wisuda Bukan Akhir Perjalanan
Prosesi wisuda UNWAHA 2026 tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

UNWAHA sendiri merupakan perguruan tinggi yang berkembang dengan basis nilai-nilai pesantren. Kampus tersebut memadukan pendidikan tinggi dengan nilai keislaman dan karakter Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.
Karena itu, gelar akademik yang diperoleh para lulusan diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Ilmu yang dimiliki dituntut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari kontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Pesan mengenai keberanian yang disampaikan Zulhas juga memperlihatkan bahwa dunia setelah kampus memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan kehidupan akademik. Para lulusan akan berhadapan dengan dinamika dunia kerja, perkembangan teknologi, perubahan ekonomi, hingga tuntutan untuk mampu menciptakan peluang.
Dengan demikian, gelar sarjana bukanlah garis akhir, melainkan pintu masuk menuju tahap kehidupan berikutnya.

Ketahanan Pangan Jadi Bagian dari Pesan Kebangsaan
Selain berbicara mengenai keberanian dan kehidupan setelah kuliah, kehadiran Zulkifli Hasan di UNWAHA juga membawa isu strategis mengenai ketahanan pangan nasional.
Sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulhas menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan swasembada pangan. Pemerintah juga mulai memberikan perhatian terhadap penguatan sektor pangan dari berbagai bidang, termasuk sektor perikanan dan nelayan.

Hal tersebut menjadi relevan dengan keberadaan UNWAHA yang memiliki Fakultas Pertanian dan sejumlah program studi yang berkaitan dengan bidang agribisnis, agroekoteknologi, teknologi hasil pertanian, serta rekayasa pertanian dan biosistem.
Kondisi tersebut membuka ruang bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar dalam menjawab persoalan pangan, pertanian, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Di tengah tantangan global dan perubahan ekonomi, sektor pangan menjadi salah satu bidang strategis yang membutuhkan sumber daya manusia terdidik, inovatif, sekaligus memiliki keberanian untuk melakukan terobosan.
Ratusan Wisudawan Bersama Keluarga
Sementara itu, prosesi wisuda berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan. Para wisudawan hadir bersama keluarga yang selama masa pendidikan menjadi bagian penting dari perjalanan akademik mereka.

BACA JUGA :  Cegah Karhutlah Perhutani KPH Jombang Gelar Patroli Gabungan

Bagi keluarga, keberhasilan anak memperoleh gelar sarjana merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga dukungan, doa, dan pengorbanan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pertanda bahwa para lulusan kini memasuki fase baru kehidupan.
Pendidikan yang mereka tempuh di UNWAHA diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Dengan hadirnya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wisuda UNWAHA 2026 tidak hanya menjadi agenda akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan pesan kebangsaan kepada generasi muda.
Pesan yang disampaikan sederhana, tetapi memiliki makna penting: setelah menyelesaikan pendidikan formal, para sarjana tidak boleh berhenti belajar dan tidak boleh takut menghadapi tantangan.
Mereka dituntut berani mengambil kesempatan, terus mengembangkan kemampuan, serta mampu mengubah ilmu yang diperoleh selama berada di kampus menjadi karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wisuda akhirnya bukan sekadar prosesi mengenakan toga dan menerima ijazah. Lebih dari itu, wisuda merupakan titik awal bagi para sarjana untuk membuktikan sejauh mana ilmu, keberanian, integritas, dan pengalaman yang diperoleh selama berada di bangku kuliah mampu diwujudkan dalam kehidupan nyata.

Editor : A Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *