Info Daerah

Lima Desa di Kecamatan Bareng Terima BLT DBH CHT 2026, Sebanyak 316 KPM Terima Bantuan untuk Penuhi Kebutuhan Pokok

Share

JOMBANG, Headshot Media – Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Bareng. Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Pendopo Kecamatan Bareng dan diikuti ratusan warga penerima manfaat dari lima desa.

Kegiatan penyaluran berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Sejak pagi, masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat berdatangan ke lokasi untuk mengikuti proses verifikasi administrasi sebelum menerima bantuan. Aparat kecamatan bersama pemerintah desa turut mengawal jalannya penyaluran agar berlangsung sesuai prosedur dan tepat sasaran.

Camat Bareng beserta jajaran Pemerintah Kecamatan hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan seluruh proses penyaluran berjalan tanpa kendala.

Pada penyaluran BLT DBH CHT Tahun 2026 ini, sebanyak 316 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan. Para penerima berasal dari lima desa yang ada di Kecamatan Bareng dengan rincian sebagai berikut:

  • Desa Karangan sebanyak 195 KPM
  • Desa Pakel sebanyak 48 KPM
  • Desa Pulosari sebanyak 34 KPM
  • Desa Jenisgelaran sebanyak 32 KPM
  • Desa Ngampungan sebanyak 7 KPM

Total keseluruhan penerima bantuan mencapai 316 KPM, yang seluruhnya telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Bareng mengingatkan kepada seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan secara bijaksana dan mengutamakan kebutuhan pokok keluarga. Menurutnya, bantuan yang diberikan pemerintah diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan hidup.

“Bantuan ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan yang penting, seperti membeli bahan pangan, kebutuhan pendidikan anak, biaya kesehatan maupun keperluan rumah tangga lainnya. Gunakan dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga,” pesannya.

BACA JUGA :  PUPR Jombang Benahi Jalan Mayjend Sungkono dan Kemuning, Bahu Jalan Diperkuat dan Permukaan Ditingkatkan

Suasana penyaluran berlangsung kondusif. Para penerima bantuan tampak tertib mengikuti seluruh tahapan mulai dari registrasi, pencocokan data, hingga penyerahan bantuan. Petugas dari pemerintah kecamatan dan desa juga memberikan pendampingan kepada masyarakat agar proses berjalan cepat dan tidak menimbulkan antrean panjang.

Salah seorang warga penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang kembali diberikan pemerintah melalui program BLT DBH CHT. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat

“Alhamdulillah bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan tetap diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Program BLT DBH CHT merupakan salah satu bentuk pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang dialokasikan pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Selain digunakan untuk sektor kesehatan, penegakan hukum, dan peningkatan kualitas bahan baku tembakau, sebagian dana tersebut juga dialokasikan dalam bentuk bantuan sosial kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap daya beli masyarakat dapat tetap terjaga sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Pemerintah juga berkomitmen agar penyaluran BLT DBH CHT terus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan tersalurkannya BLT DBH CHT Tahun 2026 kepada 316 KPM di Kecamatan Bareng, diharapkan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi keluarga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *