Info Daerah

Perhutani KPH Jombang dan Stakeholder Bersatu Lestarikan Sumber Mata Air di Nganjuk

Share

NGANJUK – Komitmen menjaga kelestarian hutan dan keberlangsungan sumber daya air terus diperkuat oleh Perhutani KPH Jombang melalui aksi penanaman pohon bersama berbagai pihak di kawasan hutan Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Rabu (10/6).

Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) sumber mata air dan aliran sungai petak 15A RPH Ngepung, BKPH Munung tersebut melibatkan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Nganjuk, Pelestari Kawasan Wilis (Perkawis) Kabupaten Nganjuk, Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Ngepung, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar.

Aksi penanaman ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sekaligus wujud nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian sumber mata air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut ditanam sebanyak 500 bibit bambu petung dan 500 bibit tanaman buah yang terdiri dari jambu, jeruk, dan pamelo.

Wakil Administratur Perhutani KPH Jombang Wilayah Barat, Azis, mengungkapkan bahwa keberhasilan upaya pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.

Menurutnya, Perhutani senantiasa membuka ruang kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, komunitas lingkungan, maupun instansi terkait dalam mendukung program konservasi hutan dan sumber daya alam.

“Penanaman ini merupakan salah satu bentuk sinergi yang terus dibangun untuk menjaga keberlanjutan fungsi hutan. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar upaya penghijauan dan perlindungan sumber mata air dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala CDK Wilayah Nganjuk, Endah Setyawati, memberikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama yang baik antara Perhutani dan para pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai program konservasi dan pengelolaan hutan yang dilaksanakan Perhutani, sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dapat terus terjaga sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar kawasan.

BACA JUGA :  Polsek Ngusikan Berkolaborasi dengan Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

“Aktivitas pelestarian lingkungan seperti ini menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hutan dan sumber air bagi masa depan,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Jombang bersama seluruh stakeholder berharap dapat memperkuat budaya peduli lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi, serta memastikan keberlanjutan sumber mata air dan kelestarian hutan di wilayah Nganjuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *