Info Daerah

Ruko Travel Haji dan Toko Oleh-oleh di Mojoagung Jombang Terbakar, Kerugian Mencapai Rp250 Juta

Share

Kebakaran hebat melanda sebuah ruko penjual perlengkapan haji dan umroh di Jalan A Yani, Dusun Mojolegi, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Kamis (21/5/2026) siang. Insiden yang terjadi menjelang Idul Adha dan musim keberangkatan haji itu sempat menghebohkan warga setelah asap hitam pekat terlihat mengepul dari bangunan.

Ruko bernama Abdulloh Collection Travel Umroh tersebut diketahui milik M Alimul Hikam (38), warga Dusun Dempok, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Jombang. Saat kejadian berlangsung, toko dalam keadaan tutup karena pemilik sedang berada di Surabaya.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, mengungkapkan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui ketika dirinya bersama anggota melakukan patroli sekitar pukul 14.45 WIB. Petugas melihat kepulan asap muncul dari bagian atap depan sisi selatan bangunan, sehingga mereka segera berhenti untuk melakukan pengecekan.

Polisi kemudian meminta warga di sekitar lokasi untuk menjauh demi menghindari risiko api merembet ke bangunan lain. Situasi sempat dipenuhi kepanikan karena kobaran api terus membesar. Beberapa warga berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.

Di tengah proses tersebut, sejumlah bagian plafon bangunan dilaporkan runtuh dan terdengar suara ledakan kecil dari dalam ruko. Tidak lama kemudian, petugas Damkar Mojoagung bersama pihak PLN datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan guna menjinakkan api.

Selain membantu proses pemadaman, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan lokasi dan mengatur arus lalu lintas agar tidak menghambat kerja petugas. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB dan tidak sampai menyebar ke rumah warga di sekitar lokasi.

Pemilik toko baru mengetahui kebakaran itu sekitar pukul 15.15 WIB usai menerima kabar dari warga sekitar. Ketika tiba di lokasi pada pukul 16.30 WIB, kondisi bangunan sudah hangus terbakar.

BACA JUGA :  Kanit Binmas Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan

Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta. Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *