Info Daerah

Koperasi Merah Putih di Jombang Belum Berjalan Optimal, Masih Menunggu Petunjuk Teknis

Share

JOMBANG — Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah diresmikan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto belum sepenuhnya berjalan di Kabupaten Jombang. Sejumlah koperasi di tingkat desa masih belum dapat beroperasi karena petunjuk teknis dan sistem pelaksanaan dari pemerintah pusat belum diterima secara lengkap.

Salah satu koperasi yang belum aktif melayani masyarakat berada di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang. Kepala Desa Sambongdukuh, Khairur Roziqin, mengatakan pihak desa sebenarnya telah menyiapkan sebagian kebutuhan pokok untuk mendukung operasional koperasi.

Meski demikian, stok barang yang tersedia masih belum lengkap. Salah satunya, kebutuhan elpiji hingga kini belum tersedia.

“Sebagian kebutuhan pokok sudah tersedia, tetapi untuk elpiji masih belum ada,” kata Roziqin, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, koperasi belum bisa dibuka karena para pegawai masih menunggu pembekalan teknis dari pihak pendamping program. Selain itu, skema penjualan dan penetapan harga barang juga belum mendapatkan arahan resmi.

“Karyawan belum mendapat bimbingan teknis dari PIC PT Agrinas. Penentuan harga barang juga masih menunggu arahan,” ujarnya.

Hal serupa juga dialami KDKMP di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. Meski telah mengikuti launching nasional, koperasi di desa tersebut belum mulai beroperasi untuk masyarakat umum.

Kepala Desa Tunggorono, Didik Dwi Mulyawan, menyebut pengelola koperasi masih menunggu kejelasan teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat agar operasional dapat berjalan sesuai aturan.

“Memang sudah diresmikan, tetapi sampai sekarang belum buka,” katanya.

Ia menambahkan, belum adanya juknis membuat pengelola dan karyawan koperasi masih belum memahami sistem kerja yang akan diterapkan. Kepastian mengenai mekanisme penggajian pegawai juga hingga kini belum ditentukan.

“Karyawan masih belum memahami teknis pelaksanaan karena juknis belum turun. Termasuk soal sistem gaji pegawai juga belum ada kepastian,” jelasnya.

BACA JUGA :  Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Pemerintah desa berharap pemerintah pusat segera menerbitkan petunjuk teknis serta pedoman operasional secara rinci agar koperasi bisa segera dijalankan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Sebelumnya, pemerintah pusat meresmikan sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu (16/5/2026). Peresmian dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dari KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Untuk wilayah Kabupaten Jombang, peluncuran program dipusatkan di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang. Bupati Jombang Warsubi mengikuti kegiatan tersebut secara virtual bersama Forkopimda dan sejumlah kepala OPD. (LA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *