WAWANCARA IMAJINER TENTANG INVESTASI JOMBANG
Wawancara imajiner antara Headshot Media dengan Kepala DPMPTSP Kab. Jombang, Kami menjadwalkan(Notes)Senin Tanggal 21 April 2025 akan melakukan wawancara dan kajian bersama sekretaris DPMPTSP tentang investasi di Kabupaten menyangkut, visi misi dan proyeksi dunia investasi, tunggu hasil wawancara kami, dan nikmati wawancara imajiner
Bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang
Q: Bagaimana gambaran umum kondisi investasi di Kabupaten Jombang saat ini, terutama dalam 2–3 tahun terakhir?
A: Dalam beberapa tahun terakhir, tren investasi di Jombang menunjukkan arah yang positif. Baik dari sisi jumlah proyek maupun nilai investasi yang masuk, ada peningkatan terutama di sektor industri pengolahan dan perdagangan.
Q: Sektor apa yang paling dominan atau menyerap investasi terbanyak di Jombang?
A: Saat ini sektor industri pengolahan, terutama makanan dan minuman, menjadi primadona. Selain itu, sektor logistik dan perdagangan juga cukup menarik perhatian investor, terutama yang memanfaatkan jalur tol dan kedekatan Jombang dengan kota-kota besar seperti Surabaya dan Mojokerto.
Q: Dari mana saja asal para investor yang menanamkan modal di Jombang?
A: Sebagian besar masih didominasi oleh investor domestik, baik dari dalam Jombang maupun dari luar daerah. Namun, ada juga beberapa investor asing yang tertarik masuk ke sektor industri ringan dan perdagangan.
Q: Menurut Bapak/Ibu, potensi unggulan apa di Jombang yang masih belum banyak dilirik investor?
A: Potensi agrobisnis dan pariwisata masih sangat terbuka. Dengan lahan pertanian yang luas dan potensi wisata religi serta budaya, sektor ini bisa jadi primadona jika dikembangkan dengan sentuhan inovatif dan keberlanjutan.
Q: Bagaimana kesiapan infrastruktur di Jombang dalam mendukung iklim investasi?
A: Infrastruktur terus dibenahi, termasuk jalan penghubung kawasan industri dan akses ke tol. Listrik dan air bersih juga tersedia cukup memadai di titik-titik sentra industri. Kami juga terus mendorong peningkatan layanan digital untuk perizinan.
Q: Apakah ada insentif atau kemudahan khusus yang ditawarkan kepada investor di Jombang?
A: Tentu. Kami punya layanan one stop service untuk perizinan, serta pendampingan mulai dari tahap awal hingga operasional. Kami juga terbuka untuk diskusi insentif yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Q: Apa tantangan utama dalam menarik lebih banyak investor ke Jombang?
A: Salah satu tantangan adalah pemahaman soal zonasi. Banyak lahan yang ternyata berada di zona hijau, namun digunakan untuk kegiatan non-pertanian. Hal ini harus disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan konflik dan tetap taat aturan.
Q: Apakah pemerintah daerah membuka peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif?
A: Sangat terbuka. Kami melihat potensi besar, terutama wisata religi seperti Makam KH. Hasyim Asy’ari di Tebuireng, dan sektor kuliner serta kerajinan. Perlu dukungan dari pelaku usaha dan anak muda untuk membuatnya lebih menarik bagi wisatawan dan investor.
Q: Apa target atau proyeksi nilai investasi Jombang dalam 1–2 tahun ke depan?
A: Kami menargetkan peningkatan nilai investasi minimal 10–15% per tahun. Dengan perbaikan infrastruktur dan sistem pelayanan, kami optimis itu bisa tercapai.
Q: Terakhir, apa pesan Bapak/Ibu untuk generasi muda Jombang yang ingin terlibat dalam pembangunan ekonomi daerah melalui dunia usaha dan investasi?
A: Jangan takut mencoba. Jombang punya banyak potensi yang bisa digarap, dari produk lokal, UMKM digital, hingga pariwisata. Kami di pemerintah siap mendukung, terutama jika anak-anak muda mau serius dan inovatif.
Editor : Ear/Kas
