Info DaerahPoliticsUncategorized

Proyek Revitalisasi Pasar Ploso Telan Rp 7,8 Miliar, Desain Mendadak Diubah Jadi Satu Lantai

Share

JOMBANG – Rencana revitalisasi Pasar Ploso yang menelan anggaran fantastis Rp 7,8 miliar kembali jadi sorotan. Hingga pertengahan April 2025, proyek ini belum juga berjalan. Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan desain bangunan yang baru diputuskan.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Suwignyo, desain awal bangunan pasar direncanakan bertingkat dua. Namun setelah mempertimbangkan berbagai masukan, terutama dari para pedagang dan hasil koordinasi dengan Dinas PUPR serta Komisi B DPRD Jombang, desain diubah menjadi hanya satu lantai.

“Kami sudah sesuaikan KAK dan DED-nya. Hari ini rencananya dikirim ke PUPR untuk konsultasi lebih lanjut,” jelas Suwignyo, Selasa (15/4).

Setelah mendapat lampu hijau dari dinas teknis, Disdagrin akan memaparkan desain baru tersebut kepada Bupati dan DPRD. Proses ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat, mengingat waktu pembangunan sudah semakin mepet dan anggaran yang digelontorkan cukup besar.

Lelang atau E-Purchasing? Masih Ditentukan

Terkait proses pengadaan, Suwignyo menyebut pihaknya masih menunggu hasil konsultasi teknis sebelum memutuskan apakah pengerjaan proyek ini akan dilakukan melalui lelang terbuka atau metode e-purchasing.

“Kami menyesuaikan dengan mekanisme yang paling memungkinkan dan cepat. Yang pasti, pekerjaan ini harus segera dimulai,” tambahnya.

Gagal Dibangun Tahun Lalu, Kini Dilanjutkan

Revitalisasi Pasar Ploso sebetulnya direncanakan sejak tahun lalu, namun gagal terealisasi. Tahun ini, pembangunan dilanjutkan dengan dukungan penuh dari Pemprov Jawa Timur melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

Dengan total anggaran Rp 7,8 miliar, proyek ini diharapkan dapat menghadirkan pasar yang lebih tertata dan layak bagi masyarakat maupun pedagang.

Kesimpulan: Meski sempat mundur karena perubahan desain, pembangunan Pasar Ploso tetap akan dilanjutkan. Kini, tinggal menunggu tahapan finalisasi teknis dan pemaparan kepada pimpinan daerah sebelum proyek dimulai. (ear/kas)

BACA JUGA :  Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *