Info Daerah

Diduga Ban Pecah, Pikap Bermuatan Buku Tulis Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, Pengemudi Luka Ringan

Share

JOMBANG – Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max yang mengangkut muatan buku tulis mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Tol Jombang-Mojokerto (Jo-Mo), Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden yang terjadi di KM 710+200 jalur B itu diduga dipicu pecahnya ban belakang sebelah kanan sehingga kendaraan kehilangan kendali dan terguling.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan bernomor polisi S 8242 WR tersebut dikemudikan Aynur Candra Kirana (26), warga Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Saat kejadian, ia tengah mengemudikan pikap dari arah Surabaya menuju Jombang melalui lajur lambat dengan kecepatan normal sambil mengangkut muatan buku tulis.

Namun, sesaat sebelum tiba di titik kejadian, ban belakang sisi kanan kendaraan diduga pecah secara tiba-tiba. Kondisi itu membuat kendaraan sulit dikendalikan hingga oleng ke arah kanan.

Akibat kehilangan kendali, pikap menghantam guardrail atau pagar pembatas jalan tol. Benturan yang cukup keras menyebabkan kendaraan terguling dan berhenti dalam posisi melintang di badan jalan, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di lokasi.

Beruntung tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pengemudi mengalami sejumlah luka ringan.

Korban mengalami lecet pada tangan kanan, luka robek sekitar dua sentimeter di bagian pipi kiri, serta lecet di pundak kiri. Sementara penumpangnya, Aditya Kusuma (43), warga Jalan Madura, Kabupaten Jombang, selamat dan tidak mengalami cedera.

Panit PJR 3 Ditlantas Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, mengatakan hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan kecelakaan diduga berawal dari pecahnya ban belakang sebelah kanan kendaraan.

“Dari hasil olah TKP sementara, ban belakang kanan diduga pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian bergerak ke kanan, menabrak guardrail, dan akhirnya terguling di badan jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa, pengemudi hanya mengalami luka ringan,” ujarnya.

BACA JUGA :  300 Kios Kosong di 16 Pasar Jombang Dibuka untuk Umum, Pendaftaran Tanpa Lelang

Menurut Ridho, saat kejadian kondisi cuaca di sepanjang ruas Tol Jombang-Mojokerto dalam keadaan cerah. Volume kendaraan yang melintas juga tidak terlalu padat sehingga proses penanganan kecelakaan dapat dilakukan dengan cepat tanpa menyebabkan antrean panjang.

Setelah menerima laporan, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) bersama pihak pengelola jalan tol langsung menuju lokasi. Petugas segera mengamankan area kecelakaan, mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi kendaraan yang terguling menggunakan kendaraan derek.

Selain melakukan penanganan di lokasi, petugas juga mengimbau para pengguna jalan tol agar selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama memeriksa tekanan dan kelayakan ban. Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi risiko pecah ban yang dapat memicu kecelakaan, khususnya saat melaju di jalan bebas hambatan dengan kecepatan tinggi.

Akibat kecelakaan tersebut, kerusakan pada mobil pikap ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta. Sementara itu, kerusakan pada fasilitas jalan tol berupa guardrail masih dalam proses pendataan dan penghitungan oleh pihak pengelola jalan tol.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama melalui jalan tol yang menuntut kendaraan berada dalam kondisi layak jalan demi menjaga keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *