Bus Pariwisata Terperosok ke Median Tol Jombang–Mojokerto, Diduga Sopir Mengantuk
JOMBANG, Headshot Media – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Sebuah bus pariwisata yang mengangkut belasan penumpang terperosok ke median jalan setelah pengemudinya diduga mengantuk saat mengemudi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.55 WIB di KM 676+600 jalur B, tepatnya di wilayah Desa Tinggar, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah.
Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo, Yuni Rihal, mengatakan kecelakaan melibatkan satu kendaraan bus pariwisata jenis Hino bernomor polisi AE 7650 UQ.
“Ini merupakan kecelakaan tunggal. Bus masuk ke median jalan di KM 676+600 jalur B,” ujarnya.
Bus tersebut dikemudikan Hery Yulianto (29), warga Desa Paron, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Saat itu kendaraan tengah melakukan perjalanan dari arah Bali menuju Magetan dengan membawa 16 penumpang.
Menurut keterangan pengemudi kepada petugas, bus melaju dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam di lajur kanan sebelum kecelakaan terjadi.
Setibanya di KM 676+700 jalur B, pengemudi diduga mengalami kantuk sehingga kehilangan kendali. Bus kemudian oleng ke arah kanan dan masuk ke median jalan tol.
“Posisi akhir kendaraan berhenti di median KM 676+600 jalur B dengan posisi melintang dan sedikit serong menghadap ke barat,” jelas Yuni.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang yang berada di dalam bus, termasuk pengemudi, dinyatakan selamat.
Petugas ambulans yang datang ke lokasi sempat melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh penumpang. Namun mereka menolak untuk dirujuk ke rumah sakit karena tidak mengalami luka serius.
“Total ada 17 orang di dalam bus termasuk sopir, semuanya dalam kondisi selamat,” tambahnya.
Meski tidak menimbulkan korban, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas jalan tol. Tanaman hias di median dilaporkan rusak, tanah median tergerus sepanjang kurang lebih 100 meter, serta beberapa guidepost dan rangka rambu kilometer ikut terdampak.
Selain itu, beberapa komponen pembatas wirerope di jalur A juga mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Timur untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, kendaraan bus yang terlibat kecelakaan telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.(*)
Editor : Adm
