Info DaerahPeristiwa

Remaja 16 Tahun Tabrak Pejalan Kaki di Jombang, Satu Tewas Seketika di Lokasi

Share

Jombang, Headshot Media – Suasana pagi di Jalan Raya Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, mendadak berubah mencekam, Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Sebuah kecelakaan maut antara sepeda motor dan pejalan kaki merenggut nyawa seorang perempuan paruh baya.

Kronologi Singkat

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-3592-ODA melaju dari arah timur menuju barat. Kendaraan tersebut dikemudikan VPR (16), remaja perempuan asal Kecamatan Mojowarno.

Saat tiba di lokasi kejadian, VPR diduga mencoba mendahului kendaraan lain tanpa memperhatikan kondisi jalan di depannya. Dalam hitungan detik, motor yang dikendarainya menabrak seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang dari arah selatan ke utara.

Korban pejalan kaki diketahui bernama Siti Suyati (53), warga Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Jombang. Benturan keras membuat Siti meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara VPR mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSNU Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.

Kesaksian Warga

Beberapa saksi mata menuturkan bahwa kecelakaan berlangsung sangat cepat.

“Saya melihat sepeda motor itu langsung menabrak pejalan kaki, kejadiannya begitu mendadak,” kata Atik Munazaroh (37), salah satu warga setempat.
Elisa Dwi Andini (21), saksi lain, menambahkan bahwa kondisi jalan saat itu tidak terlalu ramai, namun pengendara motor tampak terburu-buru.

Penyelidikan Polisi

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.

“Kami masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, kepada Headshot Media.

Imbauan Keselamatan

Kasus ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan, terutama para pengendara motor, agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan memperhatikan kecepatan. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, terlebih di jalan arteri yang ramai aktivitas pagi seperti kawasan Diwek. (*)

BACA JUGA :  Pemkab Jombang Tingkatkan Jalan Kemuning Senilai Rp1,16 Miliar, Pengecoran dan Pengaspalan Dikebut

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *