Nasional

Setelah Dicopot dari Kabinet, Budi Arie Jadi Sorotan Publik Gara-Gara Unfollow Prabowo

Share

Jakarta – Perombakan Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 8 September 2025, memunculkan sejumlah dinamika menarik. Salah satu nama yang ikut tergeser dalam reshuffle tersebut adalah Budi Arie Setiadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM.

Namun, bukan hanya pencopotannya yang menyita perhatian. Nama Budi Arie kembali viral setelah warganet menyoroti langkahnya yang meng-unfollow akun Instagram Presiden Prabowo Subianto tak lama setelah dirinya lengser dari kabinet.

Unfollow Prabowo, Netizen Bertanya-tanya

Dari pantauan warganet, Budi Arie kini hanya mengikuti 97 akun di Instagram, yang masih termasuk akun Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, akun Presiden Prabowo—baik resmi maupun pribadi—tak lagi masuk dalam daftar tersebut.

Langkah ini sontak memicu spekulasi dan komentar publik.

“Kok Prabowo nggak di-follow pak, biasanya atasan atau mantan atasan gitu tetap difollow, tapi ini nggak. Aneh banget,” tulis salah satu pengguna Instagram.

Unggahan Terbaru Tuai Reaksi Kritis

Selain soal unfollow, unggahan terbaru Budi Arie yang berisi ucapan terima kasih kepada jajaran Kementerian Koperasi dan UKM justru dibanjiri komentar pedas. Alih-alih simpati, banyak netizen mengaitkan dirinya dengan sejumlah isu yang sempat mencuat, termasuk dugaan keterlibatannya dalam kasus situs judi online, meski belum terbukti secara hukum.

Beberapa komentar bahkan bernada satir dan sinis, menyoroti masa depan Budi Arie pasca-kabinet.

“Silakan menikmati waktu luang sebelum diperiksa jaksa,” tulis salah satu akun.

“Saya orang pertama yang like postingan ini, nanti kalau diperiksa KPK, semoga bapak ingat saya,” tambah lainnya.

Dari Projo ke Kabinet, Kini ke Sorotan Publik

Budi Arie dikenal luas sebagai Ketua Umum Projo (Pro Jokowi) dan pendiri gerakan relawan pendukung Jokowi sejak awal. Ia pertama kali masuk kabinet sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika di era Presiden Jokowi, sebelum akhirnya dipercaya menjabat Menteri Koperasi dan UKM pada 21 Oktober 2024 di bawah Presiden Prabowo.

Sebelum reshuffle diumumkan, Budi Arie sempat menyatakan bahwa keputusan ada di tangan Presiden dan ia menghormati sepenuhnya hak prerogatif kepala negara.

Namun, langkah digitalnya justru menghadirkan “drama baru” yang ramai diperbincangkan. Di mata publik, peralihan jabatan seharusnya disikapi secara dewasa, bukan dengan sinyal-sinyal emosional di media sosial.

Estafet Kepemimpinan ke Ferry Juliantono

Posisi Menteri Koperasi dan UKM kini resmi diisi oleh Ferry Juliantono, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri di kementerian yang sama. Publik kini menaruh harapan baru terhadap kepemimpinannya, terutama dalam penguatan peran koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Era Baru, Etika Baru di Media Sosial Pejabat?

Fenomena unfollow ini memunculkan diskusi lebih luas: sejauh mana etika bermedia sosial menjadi cerminan sikap kenegarawanan? Di era digital, langkah sekecil klik follow atau unfollow bisa menjadi sinyal politik yang ditafsirkan beragam.

Pengamat komunikasi politik menilai, para tokoh publik perlu lebih bijak dalam mengelola gestur digital mereka, karena semua jejak dapat diamati dan dimaknai oleh masyarakat.(*)

Editor : Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *