EconomyInfo Daerah

Siap-Siap! Pemkab Jombang Naikkan Target Pajak Daerah Jadi Rp 312 Miliar, Ini Sektor yang Diincar

Share

Headshot Media JOMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menetapkan target baru penerimaan dari sektor pajak daerah tahun 2025. Angkanya cukup ambisius, yakni sebesar Rp 312 miliar, naik signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang hanya Rp 194 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jombang, Hartono, menjelaskan bahwa peningkatan target ini didasarkan pada optimalisasi potensi pajak yang ada, termasuk masuknya komponen pajak baru seperti opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Target tahun depan Rp 312 miliar, karena ada tambahan dari opsen PKB yang sebelumnya merupakan bagi hasil langsung ke RKUD, sekarang masuk ke Bapenda,” ungkap Hartono, Jumat (19/4).

Selain dari opsen PKB, sektor yang dianggap memiliki potensi besar untuk mendongkrak pendapatan adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), terutama dari sektor makanan dan minuman, yang sebelumnya tercatat sebagai pajak restoran dan perhotelan.

Menurut Hartono, pendapatan dari sektor makanan dan minuman masih bisa ditingkatkan. Namun, upaya tersebut memerlukan kerja keras, termasuk pendataan langsung dan pemeriksaan lapangan.

“Pajak makanan dan minuman masih bisa kita maksimalkan, tapi butuh kerja keras dan turun langsung ke lapangan,” jelasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, pihak Bapenda bahkan berencana menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pengawasan dan pendampingan. Hal ini menyusul adanya temuan ketidaksesuaian pelaporan dari sejumlah rumah makan pada pemeriksaan sebelumnya.

“Ada beberapa yang manipulatif dalam pelaporan omzetnya. Saat diaudit BPK, ditemukan ketidaksesuaian antara yang dilaporkan dan realitasnya,” kata Hartono.

Sementara itu, dari sektor BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) saja, Pemkab menargetkan pendapatan sebesar Rp 50 miliar pada 2025.

Sebagai informasi, realisasi PAD dari sektor pajak daerah Jombang terus menunjukkan tren peningkatan. Pada 2023, total pendapatan mencapai Rp 170 miliar, naik menjadi Rp 207,4 miliar di tahun 2024. (Ear)

BACA JUGA :  Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *